Malaysia Open 2022

Fajar/Rian Runner-Up Malaysia Open 2022, Dikalahkan Juara Dunia Hoki/Kobayashi

Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto gagal menjadi juara Malaysia Open 2022.

MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM
Atlet bulu tangkis ganda putra Indonesia, Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto 

TRIBUNCIREBON.COM- Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto gagal menjadi juara Malaysia Open 2022.

Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto harus puas menjadi runner-up usai gagal mengatasi perlawanan juara dunia 2021 asal Jepang Takuro Hoki/Yugo Kobayashi.

Bertanding di Court 1 Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu (3/7/2022) sore WIB, Fajar/Rian kalah setelah bertarung tiga gim melawan Hoki/Kobayashi dengan skor 22-24, 21-16, 9-21, dalam tempo 65 menit.

Dengan hasil ini, Indonesia hanya membawa pulang satu gelar dari ajang Malaysia Open 2022, yakni melalui pasangan ganda putri Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti.

Apriyani/Fadia berhasil menjadi juara Malaysia Open 2022 usai mengalahkan Zhang Shu Xian/Zheng Yu (China) di final dengan skor 21-18, 12-21, 21-19.

Baca juga: GANAS Apriyani/Fadia Tumbangkan Ganda Putri China di Malaysia Open 2022, Gelar Juara BWF Pertamanya

Jalannya pertandingan

Pada awal gim pertama, Fajar/Rian tampil dalam tekanan Hoki/Kobayashi. Pertahanan mereka terus dicecar pasangan ganda putra Jepang.

Unggulan keenam Malaysia Open 2022 itu tampak belum siap untuk mengantisipasi permainan cepat dari Hoki/Kobayashi.

Mereka tertinggal dua angka, 2-4, dari lawan. Fajar/Rian bukannya terus bertahan, beberapa kali mereka mendapat bola tanggung untuk di-smash langsung ke bidang permainan lawan.

Namun, pertahanan pasangan Jepang cukup tangguh. Selain itu, beberapa kali Fajar/Rian melakukan kesalahan sendiri saat melancarkan serangan.

Seperti yang dilakukan Muhammad Rian Ardianto saat kedudukan 3-4. Smash tajamnya justru menyangkut di net, sehingga skor berubah menjadi 3-5.

Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto
Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto ((Dok. PP PBSI))

 Sampai pada interval gim pertama, Fajar/Rian masih tertinggal, 8-11, dari Hoki/Kobayashi.

Selepas jeda, Fajar/Rian menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Mereka meraih tiga angka beruntun untuk menyamakan angka 11-11.

Setelah itu, pertandingan berjalan lebih ketat. Smash-smash kencang dan beberapa variasi pukulan mematikan, diperlihatkan kedua pasangan.

Seperti apa yang dilakukan Rian Ardianto saat kedudukan 13-15. Dia melepas smash menukik yang tak bisa dikembalikan Hoki/Kobayashi.

Skor berubah 14-15. Sayangnya, saat poin-poin kritis, Fajar/Rian justru kerap melakukan kesalahan sendiri. Dua kali pengembalian mereka menyangkut di net.

Akibatnya, mereka tertinggal 14-17 dari lawan. Saat skor 15-18, terjadi reli cukup panjang sampai 43 shots. Adu pukulan itu berakhir usai serangan Hoki berakhir di net.

Skor berubah 16-18. 

Fajar/Rian mencetak empat angka setelah itu dan berhasil mencapai game point lebih dulu dalam kedudukan 20-19.

Sayangnya, Fajar/Rian gagal memanfaatkan beberapa kesempatan untuk mengakhiri laga. Mereka menyerah 22-24 pada gim pertama.

Pada gim kedua, Fajar/Rian sempat tertinggal 0-2 sebelum mampu menyamakan kedudukan 2-2. Poin terakhir didapat setelah reli sampai 31 pukulan.

Fajar/Rian kemudian berbalik unggul 6-4 atas Hoki/Kobayashi. Salah satu poin didapat dari flick service Rian Ardianto.

Satu placing akurat Rian Ardianto menjauhkan ganda putra Indonesia 9-6 dari Hoki/Kobayashi. Fajar/Rian menutup interval gim kedua dengan keunggulan 11-7 atas Hoki/Kobayashi.

Poin terakhir didapat dari smash keras Rian Ardianto di depan net yang gagal dikembalikan dengan sempurna oleh Takuro Hoki.

Selepas jeda, Fajar/Rian empat kali beruntun memberikan poin kepada lawan.

Skor pun berubah imbang 11-11. Namun, Fajar/Rian tak membiarkan lawannya semakin di atas angin. Mereka terus menekan dan berhasil menjauhi Hoki/Kobayashi pada kedudukan 15-12.

Fajar/Rian bisa terus menjaga keunggulan hingga mereka memenangi gim kedua dengan skor 21-16. Sambaran cepat Rian di depan net mengakhiri perlawanan Hoki/Kobayashi.  Pada gim ketiga alias penentuan, laga berjalan alot sejak awal.

Fajar/Rian dan Hoki/Kobayashi silih berganti mendulang angka. Jarak poin yang memisahkan mereka tak lebih dari satu sampai skor 5-5.

Setelah itu, Fajar/Rian tertinggal 5-10 karena lima kali beruntun gagal mengembalikan serangan Hoki/Kobayashi dengan sempurna.

Fajar/Rian tak mampu mengejar. Sampai interval gim ketiga, mereka masih di belakang Hoki/Kobayashi 6-11. 

Selepas rehat, Fajar/Rian empat kali berturut-turut melepas poin ke lawan yang mengakibatkan mereka terpaut jauh, 6-15 dari Hoki/Kobayashi. Fajar/Rian terus berusaha mengejar, tetapi Hoki/Kobayashi sulit ditembus. Mereka pun akhirnya kalah 9-21.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com 

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved