Malaysia Open 2022

Ahsan/Hendra Sempat Dirugikan Wasit hingga Tertekan, Beruntung Comeback & Sukses Bantai Ganda China

Ahsan/Hendra harus bermain rubber game melawan wakil China, Ren Xiang Yu/Tan Qiang sebelum menang 17-21, 21-15, 21-14. Sempat dirugikan wasit.

Editor: Mumu Mujahidin
MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM
Pasangan ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan, sedang beraksi di Istora Senayan, Jakarta, 9 Juni 2022. Main di Malaysia Open 2022 The Daddies sempat dirugikan wasit hingga tertekan. 

TRIBUNCIREBON.COM - Sebanyak 12 wakil Indonesia lolos ke babak 16 besar Malaysia Open 2022.

Babak 16 besar Malaysia Open 2022 akan digelar besok di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Kamis (30/6/2022).

Dari 12 wakil Indonesia yang lolos ke babak 16 besar Malaysia Open 2022, salah satunya ganda putra Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.

The Daddies sukses menangi pertandingan pertama di Malaysia Open 2022 meski sempat diwarnai drama.

Bertanding di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Rabu (29/6/2022), Ahsan/Hendra harus bermain rubber game melawan wakil China, Ren Xiang Yu/Tan Qiang sebelum menang 17-21, 21-15, 21-14.

Di gim pertama Ahsan/Hendra dibuat merana karena menelan kekalahan 17-21, padahal awalnya mereka mampu unggul terlebih dahulu.

Kejadian tersebut juga tidak disangka-sangka oleh Ahsan/Hendra, pasalnya mereka sempat unggul 17-11.

"Tadi di gim pertama tidak menyangka dari unggul 17-11 lalu kami tidak poin lagi," ucap Ahsan dikutip Bolasport.com dari rilis resmi PBSI.

"Tapi setelah itu kami coba lupakan dan usaha bangkit lagi."

Memasuki gim kedua Ahsan/Hendra mencoba untuk mendikte permainan namun ada beberapa insiden yang membuat mereka berada di bawah tekanan.

Baca juga: Fikri/Bagas Bantai Ganda Jerman, Total 12 Wakil Indonesia Lolos ke Babak 16 Besar Malaysia Open 2022

Salah satu keputusan wasit yang merugikan adalah saat servis Ahsan yang sempat dibatalkan karena dinyatakan keluar yang sebetulnya masuk.

Keputusan kontroversial selanjutnya adalah tatkala pukulan pasangan China yang melewati lengan Hendra dan jatuh di luar garis belakang.

Alih-alih memberikan angka untuk Indonesia, wasit justru menggap bahwa shuttlecock mengenai tangan Hendra terlebih dahulu.

Tak ayal keputusan itu sempat membuat tensi permainan cukup tinggi di mana Ahsan/Hendra sempat terpancing karenanya.

Namun setelah mendapatkan penjelasan dan juga nasihat dari pelatih Aryono Miranat justru Ahsan/Hendra mampu tampil lepas dan akhirnya bisa mengakhiri gim itu dengan kemenangan 21-15.

Halaman
12
Sumber: BolaSport.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved