Breaking News:

Duh Jumlah Hewan Ternak yang Terjangkit PMK di Kabupaten Cirebon Tembus 899 Ekor

saat ini tercatat sebanyak 899 ekor hewan ternak dari mulai sapi hingga kerbau di Kabupaten Cirebon yang terjangkit PMK.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Mumu Mujahidin
Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Sapi di salah satu peternakan di Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Rabu (25/5/2022). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Jumlah hewan ternak di Kabupaten Cirebon yang terjangkit penyakit mulut dan kuku ( PMK) kembali bertambah.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon, Asep Pamungkas, mengatakan, pada pekan lalu kasus PMK di Kabupaten Cirebon hanya mencapai 748 kasus.

Namun, menurut dia, saat ini tercatat sebanyak 899 ekor hewan ternak dari mulai sapi hingga kerbau di Kabupaten Cirebon yang terjangkit PMK.

"Saat ini, kami mencatat ada 819 sapi dan 80 kerbau yang terjangkit PMK," ujar Asep Pamungkas saat dihubungi melalui sambungan teleponnya, Sabtu (18/6/2022).

Sejumlah sapi di kandang ternak milik Hamid di Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Kamis (2/6/2022).
Sejumlah sapi di kandang ternak milik Hamid di Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Kamis (2/6/2022). (Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi)

Ia mengatakan, petugas Puskeswan se-Kabupaten Cirebon juga disiagakan selama 24 jam untuk menangani ratusan ternak yang terjangkit PMK tersebut.

Pihaknya mengakui, saat ini persediaan obat dan vitamin untuk hewan ternak yang terjangkit PMK menipis, sehingga penanganannya belum maksimal.

Bahkan, pemberian obat ke hewan ternak yang terjangkit PMK juga tergolong seadanya, karena hingga kini anggaran penanganannya belum tersedia

"Kami juga agak kesulitan untuk deteksi dini PMK, karena tempat pengecekannya juga belum ada di Kabupaten Cirebon," kata Asep Pamungkas.

Baca juga: Derita Peternak Sapi di Majalengka di Tengah PMK, Omzet Menurun, Tak Paham Prosedur Pengiriman Hewan

Asep menyampaikan, ratusan ternak yang terjangkit PMK tersebar di sejumlah peternakan yang berada di 17 kecamatan se-Kabupaten Cirebon.

Kasus PMK pertama kali ditemukan di Kabupaten Cirebon pada pertengahan Mei 2022, dan hingga kini penyebarannya semakin meluas.

Namun, pihaknya memastikan sejauh ini kasus PMK di Kabupaten Cirebon hanya ditemukan pada sapi dan kerbau, bahkan jumlahnya pun kian bertambah.

"Hingga kini, tidak ada laporan kasus PMK yang menjangkit hewan ternak selain sapi dan kerbau di Kabupaten Cirebon," ujar Asep Pamungkas.

Baca juga: Puluhan Sapi di Kuningan Mati Terkonfirmasi Kena PMK, Dokter Hewan Dinas Peternakan Jelaskan Begini

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved