Pemilu 2024

Modal Pengalaman Selenggarakan Pemilu Saat Covid-19, KPU Indramayu Yakin Sukseskan Pemilu 2024

Ketua KPU Kabupaten Indramayu mengatakan, pengalaman pada dua pemilu sebelumnya, menjadi modal berharga dalam menyukseskan Pemilu 2024.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mumu Mujahidin
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Pemred Tribun Jabar Adi Sasono (kanan) saat berbincang dengan Ketua KPU Indramayu, Ahmad Toni Fatoni (kiri) di Kantor KPU Indramayu, Senin (13/6/2022). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Indramayu siap menyukseskan Pemilu Serentak 2024.

Terlebih, KPU Indramayu sendiri sudah memiliki bekal pengalaman saat penyelenggarakan pemilu di masa pandemi Covid-19 pada tahun 2019 dan 2020 lalu.

Ketua KPU Kabupaten Indramayu, Ahmad Toni Fatoni mengatakan, pengalaman pada dua pemilu sebelumnya, menjadi modal berharga dalam menyukseskan Pemilu 2024.

Apalagi pada dua penyelenggaraan Pemilu sebelumnya itu, Kabupaten Indramayu terbilang sukses tanpa ekses.

Hal ini tidak terlepas dari strategi dan kesiapan para petugas penyelenggara walau dihadapkan dengan pandemi Covid-19.

Pemred Tribun Jabar Adi Sasono (kanan) saat berbincang dengan Ketua KPU Indramayu, Ahmad Toni Fatoni (kiri) di Kantor KPU Indramayu, Senin (13/6/2022).
Pemred Tribun Jabar Adi Sasono (kanan) saat berbincang dengan Ketua KPU Indramayu, Ahmad Toni Fatoni (kiri) di Kantor KPU Indramayu, Senin (13/6/2022). (Tribuncirebon.com/Handhika Rahman)

"Kuncinya itu kita kerja fokus, koordinasi, dan konsolidasi," ujar dia saat Bincang Asyik Politik bersama Tribun Jabar di Kantor KPU Indramayu, Senin (13/6/2022).

Ahmad Toni Fatoni menceritakan, banyak suka duka yang sudah dialami penyelenggara dalam dua pemilu tersebut.

Sehingga, dalam menyongsong Pemilu 2024, KPU Indramayu pun sudah siap untuk menyesuaikan diri dengan kondisi apapun yang nantinya bakal terjadi.

Ia menceritakan, pengalaman pemilu di masa pandemi Covid-19 sebelumnya pun penuh dengan suka duka.

Mulai dari persiapan protokol kesehatan yang mesti dilakukan maksimal guna mencegah terjadinya klaster pemilu, perekrutan petugas penyelenggara yang ketat, hingga risiko kelelahan yang dialami para petugas penyelenggara, dan masih banyak lagi.

"Saat itu yang saya tekankan konsumsi untuk teman-teman penyelenggara tidak boleh telat, harus terpenuhi," ujar dia.

Baca juga: Bupati Indramayu Nina Agustina Berencana Bagikan Motor Gratis untuk Seluruh Kades, Ini Alasannya

Bahkan kata Ahmad Toni Fatoni, dirinya pribadi sampai sengaja selalu menyediakan pakaian hazmat di mobil pribadinya.

Hazmat-hazmat itu untuk kemudian diberikan kepada petugas yang membutuhkan demi melindungi diri dari paparan Covid-19.

"Karena waktu itu hazmat sedang susah didapat, perjuangan sekali dalam menjaga prokes karena kita juga tidak ingin terjadinya klaster," ujar dia.

Pengalaman-pengalaman tersebut menjadi poin bagi KPU Indramayu dalam menjamin kesuksesan Pemilu Serentak 2024 nanti.

Berbagai persiapan pun sudah mulai dilakukan seperti koordinasi dengan instansi terkait untuk untuk penentuan daftar pemilih tetap (PDT), dan lain-lain.

"Mudah-mudahan lancar, mohon doa dan dukungan untuk KPU Indramayu agar bisa melaksanakan pemilihan yang sukses dan tanpa ekses," ucap dia.

Baca juga: Operasi Patuh Lodaya 2022 di Indramayu Dimulai, Ini Kriteria Kendaraan yang Akan Ditilang

Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved