Harga Bahan Pokok Naik di Pasar Pagi Kota Cirebon, Cabai Rawit Makin 'Pedas' Rp 100 Ribu
Harga sejumlah bahan pokok dari mulai cabai hingga ayam di Pasar Pagi Kota Cirebon naik sejak beberapa waktu lalu.
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Harga sejumlah bahan pokok dari mulai cabai hingga ayam di Pasar Pagi Kota Cirebon naik sejak beberapa waktu lalu.
Pedagang sayuran di Pasar Pagi, Ilah (54), mengatakan, sejak beberapa waktu lalu harga cabai rawit cenderung naik hampir setiap harinya.
Saat ini, menurut dia, cabai rawit merah menjadi varian cabai yang harganya paling mahal, yakni mencapai Rp 100 ribu perkilogram
"Dari pekan lalu harga cabai rawit merah naik, tapi pelan-pelan dan sekarang Rp 100 ribu," kata Ilah saat ditemui di Pasar Pagi Kota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Rabu (8/6/2022).

Ia mengatakan, pekan lalu masih menjual cabai rawit merah Rp 80 ribu perkilogram. Namun, hampir setiap hari harganya naik hingga kini mencapai Rp 100 ribu perkilogramnya.
Sementara harga cabai rawit hijau yang sebelumnya Rp 60 ribu perkilogram, kini menjadi Rp 70 ribu perkilogram. Namun, harga cabai merah yang membuatnya terkejut.
Pasalnya, cabai merah yang kini dijual seharga Rp 70 ribu perkilogram, padahal, sehari sehelumnya masih di kisaran Rp 60 ribu perkilogramnya.
"Saya yang pedagang saja terkejut, bagaimana pembeli, hanya selang sehari tapi harga cabai merah naik hingga Rp 10 ribu," ujar Ilah.
Selain itu, harga telur dan daging ayam di Pasar Pagi Kota Cirebon juga tampaknya mengalami kenaikan, meski tidak terlalu signifikan seperti cabai.
Pedagang ayam di Pasar Pagi, Sutrisno (59), menyampaikan, saat ini menjual daging ayam seharga Rp 35 ribu perkilogram.
Padahal, sebelumnya harga daging ayam hanya Rp 34 ribu perkilogramnya. Selain itu, harga telur ayam saat ini mencapai Rp 25 ribu perkilogram.
"Telur harganya naik lagi, biasanya Rp 20 ribu - Rp 23 ribu perkilogram. Daging dan telur ayam ini harganya naik perlahan-lahan dari minggu lalu," kata Sutrisno.