Haji 2022

BACAAN Doa Tawaf dan Sa'i Saat Melakukan Ibadah Haji, Calon Jemaah Haji Hafalkan Sekarang

Berikut bacaan doa tawaf dan sai yang harus dihafalkan bagi calon jemaah haji.

Penulis: Sartika Rizki Fadilah | Editor: Mumu Mujahidin
Twitter/@GungPasuruan
Kondisi pelataran Kabah di Masjidil Haram tampak kosong karena tengah dilakukan sterilisasi. Sementara ibadah tawaf dilakukan di dalam masjid. 

TRIBUNCIREBON.COM - Berikut bacaan doa tawaf dan sai yang harus dihafalkan bagi calon jemaah haji.

Ibadah haji juga merupakan penyempuran rukun islam yang ke-5.

Dalam menjalankan ibadah haji, umat muslim diharapkan untuk terus membaca zikir, mengingat dan mengagungkan Allah SWT.

Pelaksanaan ibadah haji juga akan diiringi dengan rakaian ibadah haji lain seperti Tawaf dan Sa'i.

Selama pelaksanaan Tawaf dan sai berlangsung terdapat sejumlah doa yang harus dibacakan sesuai ajaran Rasulullah.

Berikut bacaan doa yang tepat saat menjalankan ibadah Tawaf dan Sa'i dalam haji:

Jemaah calon haji Indonesia sudah berada di Makkah dan bersiap untuk menuju ke Masjidil Haram, Jumat (26/7/2019).
Jemaah calon haji Indonesia sudah berada di Makkah dan bersiap untuk menuju ke Masjidil Haram, Jumat (26/7/2019). (TRIBUNNEWS/Muhammad Husain Sanusi)

Baca juga: Detik-detik Pemberangkatan 404 Calon Haji Asal Kabupaten Cirebon Berangkat ke Tanah Suci Hari Ini

Tawaf

1. Memulai thawafnya dengan menyisir dekat Hajar Aswad, sambil mencium, menyapu atau memberi isyarat bagaimana dapatnya; lalu diucapkan:

بِسْمِ اللهِ اللهُ أَكْبَر اللَّهُمَّ إِيمَانًا بِكَ وَتَصْدِيقًا بِكِتَابِكَ ووفاء بعهدك وَاتِّبَاعًا لِسُنَّةِ نَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

(Bismilllaahi Wallaahu akbar, allaahumma iimaanan bika watashdiiqan bikitaabika, wawafaa'an bi'ahdika wattiibaa'an li sunnatin nabiyyi shallallaahu 'alaihi wa sallam.).

Artinya: "Dengan nama Allah, Allah yang maha besar, Ya Allah, demi keimanan kepda-Mu, dan membenarkan kitab suci-Mu, memenuhi janji dengan-Mu serta mengikuti sunnah Nabi-Mu Muhammad saw.".

2. Disunnatkan berjalan cepat pada tiga putaran pertama

Langkah hendklah diperpendek dan dipercepat, sedapat mungkin mendekatkan diri ke ka'bah.

Kemudian pada empat kali putaran selanjutnya hendaklah ia berjalan seperti biasa.

Bagi yang tidak dapat berjalan cepat atau mendekati ka'bah, bolehlah tawaf sebagaimana dapatnya, dan disunatkan menyapu rukun Yamani dan mencium Hajar Aswad atau mengusapnya pada setiap kali dari 7 putaran itu.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved