Ular Sanca Raksasa yang Ditangkap Ternyata Sering Teror Warga di Indramayu, Diduga Milik Pesulap
Ular sanca raksasa sepanjang 5 meter yang berkeliaran di Desa Pawidean, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu berhasil ditangkap warga
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman
TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Seekor ular sanca raksasa sepanjang 5 meter yang berkeliaran di Desa Pawidean, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu berhasil ditangkap warga, Rabu (1/6/2022).
Ular yang memiliki nama latin Pythonidae itu sebelumnya juga sempat menunjukan diri beberapa waktu lalu hingga membuat takut warga.
Karena adanya teror ular itu, para pemuda di desa setempat pun kemudian mencoba mencari tahu keberadaan ular tersebut hingga akhirnya bisa ditangkap.
Mereka menangkap ular sanca tersebut saat tengah berada di aliran Sungai Sindupraja desa setempat.

Waryono (41), salah seorang warga menduga, ular itu merupakan ular sanca milik seorang pesulap yang sempat tinggal di desa mereka.
"Saya lupa tahunnya tahun berapa, tapi pernah ada seorang pesulap ngontrak di sini dan punya 3 ekor ular sanca," ujar dia kepada Tribuncirebon.com.
Lanjut Waryono, saat itu, pesulap tersebut mengaku kehilangan satu dari tiga ular miliknya.
Semenjak kejadian itu, warga di Desa Pawidean sesekali sering menjumpai ular dengan jenis yang sama ketika beraktivitas di dekat sungai maupun kebun mangga di dekat lokasi penemuan ular.
Warga menduga, ular sanca raksasa itu terus berkembang biak dan jumlahnya lebih dari satu ekor.
Di sisi lain, walau menggegerkan warga, sejauh ini, belum ada laporan warga yang kehilangan hewan ternak semisal ayam dan lain sebagainya.
"Kalau kehilangan hewan ternak sejauh ini belum ada," ujar dia.
Ditawar Rp 1,5 Juta
Seekor ular sanca raksasa sepanjang 5 meter mengegerkan warga di Desa Pawidean, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu.
Ular dengan nama latin Pythonidae itu pun berhasil ditangkap warga saat berada di aliran Sungai Sindupraja pada Rabu (1/6/2022) dini hari tadi.