INNALILLAHI, Prof Ahmad Syafii Maarif Sesepuh Muhammadiyah Meninggal Dunia di Hari Jumat Ini
Prof Dr H Ahmad Syafii Maarif, akrab dipanggil Buya Syafii, meninggal dunia di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah, Gamping
Penulis: Machmud Mubarok | Editor: Machmud Mubarok
Budi Munawar Rachman mengelompokkan Syafii termasuk ke dalam golongan neo-modernis Islam bersama Nurcholish Madjid dan tokoh-tokoh lainya.
Muhamad Afif Bahaf menuliskan bahwa gerakan Islam Liberal tumbuh subur di Muhammadiyah semasa dipimpin Syafii. Hal ini ditandai dengan berdirinya tiga komunitas intelektual yaitu Pusat Studi Agama dan Peradaban (PSAP), Maarif Institute, dan Jaringan Intelektual Muda Muhammadiyah (JIMM).
Pembelaan kasus Ahok
Pada November 2016, ia membela Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dengan mengatakan bahwa Ahok tidak melakukan penistaan agama. Pandangannya ini melawan pendapat mayoritas tokoh Islam lainnya termasuk Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang telah memfatwakan bahwa Ahok melakukan penistaan agama islam dan para ulama.
Pendidikan
S-3 University of Chicago, Amerika Serikat (1983)
S-2 Ohio State University, Amerika Serikat (1980)
S-1 FKIS, Universitas Negeri Yogyakarta (1968)
Karya tulis[sunting | sunting sumber]
Mengapa Vietnam Jatuh Seluruhnya ke Tangan Komunis, Yayasan FKIS-IKIP, Yogyakarta, 1975
Dinamika Islam, Shalahuddin Press, 1984
Islam, Mengapa Tidak?, Shalahuddin Press, 1984
Percik-percik Pemikiran Iqbal, Shalahuddin Press, 1984
Islam dan Masalah Kenegaraan, LP3ES, 1985