Sosok
SOSOK Prof dr Ova Emilia, Perempuan Kedua yang Jadi Rektor UGM, Bapaknya Pun Dulu Rektor
SOSOK Prof. dr. Ova Emilia yang ditetapkan menjadi Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) periode 2022-2027 oleh Majelis Wali Amanat (MWA) di Balai Sena
TRIBUNCIREBON.COM - SOSOK Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., SpOG(K)., Ph.D, anak almarhum Prof Zaini Dahlan, mantan Rektor IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan Universitas Islam Indonesia Yogyakarta yang menjadi Rektor UGM.
Ova baru saja ditetapkan menjadi Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) periode 2022-2027 oleh Majelis Wali Amanat (MWA) di Balai Senat, UGM kemarin, Jumat (20/5/2022).
Ia mendulang 21 suara dari 25 suara MWA. Praktis, dia mengalahkan dua rivalnya, Prof Bambang Agus Kironoto dan Prof Deendarlianto yang masing-masing mendapatkan satu dan tiga suara.
a adalah rektor perempuan kedua UGM setelah Dwikorita Karnawati yang menjabat periode 2014-2017. Sebelumnya, ia adalah dekan FKKMK UGM Periode sejak 2016 hingga 2022
1. Guru Besar di Bidang Ilmu Pendidikan Kedokteran
Ova Emilia merupakan Guru Besar di Bidang Ilmu Pendidikan Kedokteran.
Ia dikukuhkan menjadi profesor pada tahun 2016, tepat di Hari Kartini tahun itu.
Pengukuhan ini tentu menjadi gerbang perubahan, sekaligus menandai pengakuan profesi dokter di Bidang Pendidikan Kedokteran. Dengan pengukuhan ini pula menjadi kabar gembira bagi semua pihak yang kini menekuni Bidang Ilmu Pendidikan Kedokteran.
"Jika Bidang Pendidikan Kedokteran semula masih belum mendapat perhatian yang baik, kini dengan pengukuhan ini maka karier seorang ahli Pendidikan Kedokteran mulai mendapat pencerahan akan masa depannya," ujar Ova Emilia, mengutip dari laman resmi UGM.
Dirinya sangat percaya dengan bidang ilmu yang digeluti mampu menghasilkan seorang dokter yang bukan hanya sebagai seorang pelayan klinik, namun juga sebagai pendidik. Meski telah mendapat pengakuan, sejumlah tantangan masih menghadang di depan.
Diantaranya, bagaimana menghasilkan lulusan dokter yang berkualitas karena tidak sedikit dari para dokter baru diragukan kompetensinya.
Oleh karena itu, di akhir pidato pengukuhan saat itu, berjudul Pendidikan Kedokteran: Perkembangan dan Tantangan, Ova Emilia mengajak semua pihak baik akademisi di Fakultas Kedokteran maupun praktisi kedokteran, termasuk Kementerian Kesehatan (Kemenkes), untuk bersama-sama meningkatkan kualitas pendidikan dokter.
Semua itu dilakukan demi kesejahteraan masyarakat Indonesia.
"Life-long learning merupakan kontrak yang tidak bisa ditawar saat seseorang memilih profesi dokter. Begitu pula dengan life-long innovation dalam pendidikan kedokteran merupakan keniscayaan seiring perubahan yang terjadi dalam sistem pelayanan kesehatan. SDM andal yang dihasilkan oleh pendidikan kedokteran berkualitas tentu diharapkan menghasilkan pelayanan yang prima," tandas Ova Emilia.
2. Jabat Dekan FKKMK UGM dan Alumni UGM
Sebelum ditetapkan menjadi Rektor UGM, Ova merupakan orang nomor satu di Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FKKMK) sejak tahun 2016.
Prof Ova merampungkan gelar sarjana di UGM pada tahun 1987 dan kemudian melanjutkan studi S2 di University of Dundee, Skotlandia, pada tahun 1990.
Pendidikan dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi ditempuh Ova di UGM pada tahun 1996-2000.
Sementara gelar S3 Clinical Teaching diraih di University of New South Wales Wales dan pendidikan dokter subspesialis di UGM pada tahun 2009.
Selain menjadi Dekan, ia juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Fakultas Kedokteran Negeri Indonesia sejak tahun 2018.
Penghargaan yang pernah ia terima di antaranya First prize for young gynecologist award tahun 1998 dan SIDA Award tahun 2006.
Ia memiliki berbagai pengalaman menulis buku dan jurnal internasional, serta pengalaman membangun inovasi, advokasi, dan kebijakan.
Pada tahun 2012-2020, misalnya, ia membentuk kurikulum bagi dokter untuk pelayanan KB yang menjadi model pelatihan yang diangkat secara nasional dan diterapkan di Fakultas Kedokteran di Indonesia.
3. Berjanji Lebih Banyak Mendengar
Di 100 hari kerja pertama, Prof Ova berjanji bakal lebih banyak mendengar masalah internal UGM.
"Kita mencoba untuk lebih banyak mendengar dari apa problem-problem yang ada di unit kerja di UGM karena unit kerja ini sangat banyak terus juga sangat heterogen sekali sehingga tidak bisa hanya melihat dari atas terus kita dapat menangkap masalahnya," kata Prof Ova.
Profil
Ia adalah alumni SMP Negeri 5 Yogyakarta dan SMA Negeri 1 Yogyakarta. Wanita kelahiran Jogja, 19 Februari 1964 ini menamatkan pendidikan sarjana di UGM pada 1987, kemudian melanjutkan studi S2 di University of Dundee, Skotlandia, pada 1990.
Ia menikah pada tahun 1990 dengan pria yang berasal dari Korea Selatan yaitu Jang Keun Wong yang telah menjadi Islam dan memiliki nama Abdul Nasir. Dari pernikahan mereka memiliki empat orang anak yang terdiri dari dua putri dan dua putra.
Ia menjalani pendidikan dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi di UGM pada 1996–2000, kemudian S3 Clinical Teaching di University of New South Wales Wales dan pendidikan dokter subspesialis di UGM pada 2009.
Selain menjadi Dekan, ia juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Fakultas Kedokteran Negeri Indonesia sejak 2018. Penghargaan yang pernah ia terima di antaranya First prize for Young Gynecologist Award pada 1998 dan SIDA Award pada 2006.
Berbagai pengalaman menulis buku dan jurnal internasional serta pengalaman membangun inovasi, advokasi, dan kebijakan telah dikerjakannya. Pada 2012-2020, misalnya, ia membentuk kurikulum bagi dokter untuk pelayanan KB yang menjadi model pelatihan yang diangkat secara nasional dan diterapkan di Fakultas Kedokteran di Indonesia.
Biodata
Nama : Prof. dr. Ova Emilia, M. Med., Ed., Sp.OG (K)., Ph.D.
Tempat, tanggal lahir : Jogja, 19 Februari 1964
Status : Guru Besar bidang Pendidikan Kedokteran FK-KMK UGM
Jabatan : Dekan FK-KMK UGM periode 2021-2026
Pendidikan:
- 1982–1989 : Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran UGM
- 1990–1991 : Master in Medical Education, University of Dundee, United Kingdom
- 1996–2000 : Pendidikan Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi, Fakultas Kedokteran, UGM
- 2000–2004 : Ph.D, Faculty of Medicine, University of New South Wales, Sydney Australia
- 2009 : Konsultan Obstetri Ginekologi Sosial, Fakultas Kedokteran, UGM
( Tribunjogja.com | Bunga Kartikasari )
Artikel ini telah tayang di TribunJogja.com dengan judul PROFIL LENGKAP Prof Ova Emilia Rektor UGM 2022-2027, Guru Besar Bidang Ilmu Pendidikan Kedokteran, https://jogja.tribunnews.com/2022/05/21/profil-lengkap-prof-ova-emilia-rektor-ugm-2022-2027-guru-besar-bidang-ilmu-pendidikan-kedokteran?page=all.
Penulis: Bunga Kartikasari | Editor: Muhammad Fatoni