Sosok

SOSOK Ardian Hafidz Annafi Anak Kuli Bangunan Jadi Rebutan 7 Kampus Top Dunia, Ini Rahasianya

Ardian Hafidz Annafi jadi rebutan 7 kampus top di dunia hanya anak kuli bangunan dan pengusaha laundry rumahan.

Editor: Mumu Mujahidin
(Dokumentasi Pribadi Ardian Hafidz Annafi)
Ardian Hafidz Annafi, siswa di Boyolali yang jadi rebutan kampus top luar negeri 

Prestasi yang ditoreh anak pertamanya itu membuat pasutri ini terharu. 

Keduanya tak bisa membendung air matanya saat mengisahkan anaknya diterima di 7 universitas luar negeri yang masuk kategori top University.

Yuni mengaku mendapat informasi jika anak keterima di universitas luar negeri ini dari grup WA orang tua SMA Pradipta Dirgantara, Jumat (13/5/2022).

"Saya langsung terharu. Senang gembira. Alhamdulillah anak saya keterima di luar negeri," ujarnya.

Mengutip TribunSolo 'Ardian Hafidz, Anak Kuli Bangunan Boyolali Jadi Rebutan Kampus Australia'.

3. Beasiswa dari Negara

Yuni yang hanya memiliki penghasilan bersih Rp 50 ribu per hari bakal memiliki anak yang kuliah di luar negeri.

Apalagi, kuliah tersebut bakal di biayai oleh negera melalui program dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Bahkan setelah diterima program beasiswa tersebut, ada 6 universitas lain yang meminang Ardian Hafidz. 

"Jadi daftarnya itu satu. Yang di UBC (University of British Columbia) tapi kemudian 6 universitas lainnya melamarnya jadi mahasiswa," jelasnya.

Namun, anaknya tersebut akhirnya memutuskan mengambil studi Bachelor of Science di University of British Columbia dengan beasiswa penuh Kemendikbudristek.

4. Suka Membaca daripada Bermain

Mardiyono, warga Nepen, Boyolali, ayah dari Ardian Hafidz, siswa SMA Pradita Dirgantara Boyolali yang jadi rebutan sejumlah universitas dari Kanada, Australia dan Selandia Baru.
Mardiyono, warga Nepen, Boyolali, ayah dari Ardian Hafidz, siswa SMA Pradita Dirgantara Boyolali yang jadi rebutan sejumlah universitas dari Kanada, Australia dan Selandia Baru (TribunSolo/Tri Widodo)

Mardiyono mengisahkan, sejak kecil anaknya itu memang lebih senang membaca ketimbang bermain dengan anak seumurannya.

Prestasi akademik Ardian kecil di sekolah memang moncer.

Di SD Negeri 2 Nepen maupun SMP Negeri 1 Boyolali, anaknya hampir selalu jadi peringkat pertama di kelasnya, khususnya setelah kelas 4 SD.

Halaman
123
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved