Breaking News:

Geger, Nelayan di Cianjur Lompat dari Perahu di Tengah Laut, Sempat Minta Tolong Sebelum Meninggal

Seorang nelayan di Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur bikin geger warga karena melompat dari atas perahu lalu melambaikan tangan

Editor: dedy herdiana
KOMPAS.COM
Ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNCIREBON.COM, CIANJUR - Seorang nelayan di Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur bikin geger warga karena melompat dari atas perahu lalu melambaikan tangan sambil teriak minta tolong, Senin (9/5/2022) pagi sekitar pukul 09.00 WIB.

Nelayan yang menggunakan perahu diesel warna biru tersebut tak sempat tertolong dan ditemukan sudah meninggal dunia kaku tak jauh dari pantai Kampung Ciselang, Desa Talagasari, Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur.

Seorang saksi mata, Jae (45) mengatakan, saat itu ia sedang memancing ikan di pesisir Pantai Karang Sapi Ciselang, ia melihat nelayan di tengah dengan menggunakan perahu diesel melompat dari perahu diesel tersebut.

Baca juga: Kecelakaan Maut di Kuningan, Pemotor Asal Desa Cibereum Tewas Usai Tabrak Dum Truck

Lalu ia melihat orang yang tadi lompat dari perahu melambaikan tangannya di tengah laut sambil me minta tolong.

"Kami langsung memompa ban dalam mobil sebagai alat bantu berenang dan sebagai pelampung serta langsung berenang ke tengah dengan maksud untuk menolong orang tersebut," ujar Jae.

Jae mengatakan, usaha ia bersama dengan dua orang temannya nihil, korban tidak ditemukan dan setelah dicari korban dalam posisi sudah dekat dengan pinggir laut dan sudah dalam keadaan kaku.

"Kami langsung menolong korban ke pinggir pantai dan langsung menghubungi Polsek Sindangbarang," katanya.

Seorang nelayan tiba tiba loncat dari perahu di tengah laut lalu minta tolong
Seorang nelayan tiba tiba loncat dari perahu di tengah laut lalu minta tolong (Dok. Satpolair Polres Cianjur)

Ciri-ciri korban memiliki tinggi badan 168 sentimeter, rambut lurus, kulit sawo matang, ada tato sebelah lengan kanan bawah bertuliskan POY, memakai kalung rantai, dan memakai tali plastik di pinggang bekas ikat polypom di badannya yang digunakan untuk pelampung.

Kasatpolair Polres Cianjur AKP Heri ZP mengatakan tak ada bekas luka di tubuh korban dan tak ada bekas tanda kekerasan.

Dugaan kuat bahwa mayat yang ditemukan adalah seorang nelayan bukan wisatawan, TKP bukan di tempat objek wisata dan saat ini penyelidikan penanganan lebih lanjut oleh Polsek Sindangbarang.

Baca juga: Warga Heboh Lihat Ikan Hiu Paus di Pantai Eretan Indramayu, Awalnya Tersangkut Jaring Nelayan 

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved