Breaking News:

Tips Agar Mobil Tak Mogok dan Habis Kopling Saat Terjebak Macet di Tanjakan Gentong

Puluhan mobil mogok akibat terjebak kemacetan di tanjakan Gentong di ruas jalan nasional Tasikmalaya-Bandung via Malangbong.

(Dok Polres Tasikmalaya Kota)
Akibat selalu menginjak kopling setengah saat berhenti, puluhan mobil mogok di tanjakan Gentong. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNCIREBON.COM, TASIKMALAYA - Puluhan mobil mogok akibat terjebak kemacetan di Tanjakan Gentong di ruas jalan nasional Tasikmalaya-Bandung via Malangbong.

Sejumlah mekanik lokal yang memperbaiki mobil mogok tersebut, menyebut penyebab mogok rata-rata kehabisan kanvas kopling serta overheat.

"Kebanyakan mogok akibat habis kanvas kopling. Maklum banyak tekan setengah kopling saat menahan laju mobil," kata Jeje (46), salah seorang montir, Minggu (8/5).

Agar tak sampai kehabisan kanvas kopling, lanjut Jeje, jangan biasakan menekan setengah kopling saat berhenti dengan posisi menanjak.

Baca juga: Janda Muda Ditemukan Terkulai Lemas di Rumahnya Daerah Padalarang, Leher dan Perut Luka

"Biasanya karena merasa tanggung, langsung menekan setengah kopling. Padahal terhenti cukup lama, sehingga kanvas kopling habis. Jadinya mobil selip," ujar Jeje.

Sebuah minibus mogok saat terjebak kemacetan di tanjakan Gentong, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya,  di ruas jalan nasional Tasikmalaya-Bandung.
Sebuah minibus mogok saat terjebak kemacetan di tanjakan Gentong, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, di ruas jalan nasional Tasikmalaya-Bandung. (dok. Polres Tasikmalaya Kota)

Berhenti yang benar, kata Jeje, adalah menginjak rem disusul menarik rem tangan.

"Sikap tenang tidak panik jiga ikut mempengaruhi," kata Jeje.

Baca juga: Syarat Terbaru Naik Pesawat Awal Mei 2022 untuk Semua Maskapai, Aturan PCR Berubah

Hal senada dilontarkan pemilik bengkel mobil AJS, Karso, tak jauh dari Gentong.

"Hindari juga kepanikan saat harus berhenti di tanjakan," ujarnya.

Saat berhenti langsung injak rem kuat lalu fungsikan rem tangan. Setelah itu tenangkan diri jangan takut atau panik.

"Saat hendak maju, tarik gas sedikit, buka kopling sedikit serta perlahan buka rem tangan. Ini harus seirama agar mobil tidak melorot ke bawah," kata Karso.

Karso memperkirakan arus.balik masih akan berlanjut hingga nanti malam.

"Mudah-mudahan tips singkat ini bisa bermanfat bagi pengendara arus balik. Kami selalu siaga ikut membantu kelancaran arus balik," ujar Karso. (firman suryaman)

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved