KKB Papua

Mantan Anggota KKB Papua Bongkar Penderitaan Kelompok Saparatis Tersebut, Kelaparan, Hidup Tak Aman

Delson Telenggen sendiri menuturkan bahwa ia tak pernah merasakan adanya keamanan dan kenyamanan selama bergabung dengan kelompok separatis tersebut

Editor: Mumu Mujahidin
Facebook/TNPNB
Ilustrasi KKB Papua. Situasi Intan Jaya Kembali Memanas, Pecah Baku Tembak TNI dan KKB Papua. 

TRIBUNCIREBON.COM - Seorang mantan anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua bongkar penderitaan kehidupan kelompok saparatis tersebut.

Mulai dari susah makan dan tidur hingga selalu sembunyi dari kejaran aparat TNI-Polri.

Hal ini diungkapkan mantan anggota KKB Papua, Delson Telenggen.

Delson Telenggen sepertinya tak tahan dengan sikap KKB Papua yang bertindak sangat kejam terhadap sesama warga, juga TNI-Polri.

Delson Telenggen sendiri menuturkan bahwa ia tak pernah merasakan adanya keamanan dan kenyamanan selama bergabung dengan kelompok separatis tersebut.

Ilustrasi KKB Papua. Situasi Intan Jaya Kembali Memanas, Pecah Baku Tembak TNI dan KKB Papua.
Ilustrasi KKB Papua. Situasi Intan Jaya Kembali Memanas, Pecah Baku Tembak TNI dan KKB Papua. (Facebook/TNPNB)

Hingga akhirnya ia menyerah dan kembali ke NKRI.

Jangankan kenyamanan, untuk aman saja KKB Papua sulit mendapatkannya.

Sebab setiap saat mereka harus bergerak untuk menyerang, menghindar, berlari dan bersembunyi dari kejaran aparat keamanan.

Kesulitan lain yang saban hari dihadapi pria berusia sekitar 50 tahun ini, adalah persediaan makanan yang sangat kurang.

Seperti dilansir dari Pos-Kupang.com dalam artikel 'Delson Telenggen Bongkar Rahasia KKB di Hutan Papua: Makan Susah, Tidur Susah, Kalau Sembunyi di Gua'.

Baca juga: KKB Papua Kini Punya Pasukan Tentara Wanita dengan Seragamnya Mirip TNI, Ini Nama Pasukannya

 
Jangankan untuk sarapan pagi, ungkap Delson Telenggen, untuk bisa makan saja susahnya minta ampun.

"Selama bergabung dengan KKB, kami hidup susah sekali.

Makan susah, tidur juga susah. Supaya selamat, kami harus sembunyi di lubang-lubang," bebernya.

Kalau ada makanan, katanya, semuanya serba terbatas, sehingga persediaan makanan itu harus diatur. Makanya, setiap anggota KKB itu, tidak bisa makan sesuka hati

Makanan yang ada harus diatur supaya persediannya tetap ada.

Bahkan untuk menjaga persediaan makanan itu, pola makan anggota KKB yang harus diatur.

Halaman
1234
Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved