Breaking News:

KKB Papua

KKB Tak Segan Bantai Warga Sipil & Tembak Aparat Jika Ada Anggotanya yang Tewas sebagai Balas Dendam

Sebagai langkah balas dendam, KKB Papua tidak hanya mencari celah untuk menembak aparat, tetapi juga membantai warga sipil dan pekerja kemanusiaan.

Editor: Mumu Mujahidin
Facebook/TNPNB
Ilustrasi KKB Papua. Situasi Intan Jaya Kembali Memanas, Pecah Baku Tembak TNI dan KKB Papua. 

TRIBUNCIREBON.COM - Tak hanya mengincar aparat, Kelompok Kriminal Bersenjata ( KKB) Papua juga mengincar warga sipil sebagai aksi balas dendam

Itulah taktik licik KKB Papua'> KKB Papua apabila anggotanya ditindak tegas aparat gabungan TNI dan Polisi.

Sebagai langkah balas dendam, KKB Papua'> KKB Papua tidak hanya mencari celah untuk menembak aparat, tetapi juga membantai warga sipil dan pekerja kemanusiaan.

Kepala Kantor Komnas HAM Perwakilan Papua dan Papua Barat, Frits Ramandey, aksi KKB terbaru merupakan balasan, apabila mendapat tekanan dari aparat keamanan.

Demikian juga bila ada anggota kelompok tersebut tewas dalam operasi penegakan hukum.

Kebulan asap yang berasal dari sejumlah bangunan yang dibakar KKB di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Senin (13/9/2021).
Kebulan asap yang berasal dari sejumlah bangunan yang dibakar KKB di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Senin (13/9/2021). ((Istimewa))

"Mereka ( KKB) akan cari sasaran kalau bukan anggota maka warga sipil dan sedikit menyasar non-Papua," ujar Frits Ramandey kepada Tribun-Papua.com, di Bandara Mozes Kilangin Timika, Selasa (26/4/2022).

Menurut Frits, KKB meneror warga sipil menyusul tewasnya dua anggotanya di tangan Satgas Penegakan Hukum Damai Cartenz.

Komnas HAM juga turut prihatin atas tewasnya Samsul Sattu (45), warga sipil yang ditembak KKB di Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, pada Senin (25/4/2022).

Samsul Sattu merupakan warga Toraja yang bekerja sebagai tukang ojek di Distrik Ilaga, ibu kota Kabupaten Puncak.

Ia ditembak sekira pukul 16.30 WIT, saat menikmati kopi di teras rumahnya.

Baca juga: Dua Anggota KKB Papua Tewas Ditembak Mati Satgas Cartenz, Salah Satunya Penembak Kabinda Papua

 
"Kelompok ini memang punya problem, di mana kalau anggota mereka dibunuh, baru tidak dibalas, maka akan terkena sanksi."

"Jadi kemungkinan pola ini digunakan KKB. Ini adalah pola dan hubungan adat," ucapnya.

Meski begitu, teror dan kekerasan KKB yang terus-menerus tak akan mendapat simpati dari publik.

"Kami Komnas HAM menekankan, kalau mau Papua damai harus ada keterlibatan semua pihak, termasuk aparat. Mestinya secara organisasi, pelaku harus ditegur pimpinannya," kata Frits.

Dia menambahkan, tujuan Organisasi Papua Merdeka (OPM) tak akan tercapai apabila tak bisa mengendalikan sayap militernya.

"Kami sudah bertemu dengan pimpinan KKB di Ilaga dan bicara sama mereka, jangan ada kekerasan. Jadi sekali lagi, Komnas HAM prihatin atas insiden mengakibatkan warga sipil tak berdaya menjadi sasaran," pungkasnya. (*)

Baca juga: Pola Serangan KKB Papua Selalu Berhasil karena ini, Pengamat Terorisme & Intelijen Ungkap Alasannya

Berita lain terkait KKB Papua

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved