Kamis, 16 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Diduga Gauli Anak Tirinya, Pria di Pangandaran Nyaris Dihajar Massa, Ini Kronologinya

Diduga melakukan pencabulan terhadap anak tiri, seorang pria di Pangandaran nyaris dihajar massa.

Tribun Maluku
Ilustrasi - Pencabulan 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNCIREBON.COM, PANGANDARAN  - Diduga melakukan pencabulan, seorang pria di Pangandaran nyaris dihajar massa.

Kini pria tersebut telah diamankan polisi.

Diketahui, kejadian tersebut terjadi di wilayah Dusun/Desa Sindangjaya, Kecamatan Mangunjaya, Kabupaten Pangandaran, Jawa barat, Rabu (27/4/2022) sekitar pukul 14:30 WIB.

Baca juga: 3 SPG Motor Terpaksa Layani Nafsu Manajer Agar Gaji dan Bonus Lancar, Ini Kronologinya

Korban berinisial RDP (13) diduga menjadi korban pencabulan Emon (40) yang merupakan ayah tirinya RDP.

Satu warga di Sindangjaya, Engkus Kusnandar menyampaikan, bahwa Emon diduga melakukan pencabulan terhadap anak tirinya.

"Kejadian tadi jam setengah tiga (27/4/2022 siang), soal pencabulan. Tapi tadinya waktu ditanya pengakuan Emon mah tidak melakukan apa-apa."

"Tapi, setelah dikepung massa dan dipaksa untuk mengaku, Emon langsung ngaku. Dan Emon hampir dipukuli, soalnya ayah aslinya datang bawa massa," ujarnya saat dihubungi wartawan melalui seluler, Rabu (27/4/2022) sore.

Baca juga: Ibu-ibu Geruduk Rumah Vendor Paket Lebaran di Padalarang, Diduga Gelapkan Uang hingga Rp 500 Juta

Namun, tak lama emon langsung diamankan dan dibawa oleh pihak kepolisian sektor Padaherang.

Sementara Kapolsek Padaherang, Aan Supriatna membenarkan adanya seorang pria yang diamankan pihaknya karena diduga melakukan pencabulan terhadap anak tirinya.

"Aya (ada), cuma diamankan dulu karena nunggu hasil visum dulu dari RSUD Pandega Pangandaran besok (28/4/2022)," ucap Aan.

Aan mengatakan, Ia belum bisa menjelaskan kronologisnya namun untuk kondisi korban masih terlihat biasa.

"Korban biasa saja, saya sementara belum bisa menjelaskan atau menceritakan karena besok korban akan dibawa dulu ke RSUD Pandega Pangandaran," katanya. *

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved