Usai Tadarus, Seorang Napi di Lapas Karawang Ditemukan Meninggal Dunia dengan Cara Seperti Ini
Selesai tadarus seorang warga binaan dengan kasus penipuan di Lapas Kelas II A Karawang ditemukan meninggal dunia.
Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Karawang, Cikwan Suwandi
TRIBUNCIREBON.COM, KARAWANG- Selesai tadarus seorang warga binaan dengan kasus penipuan di Lapas Kelas II A Karawang ditemukan meninggal dunia.
Kepala Lapas Kelas II A Karawang Lenggono Budi mengungkapkan awal kejadian diketahui, ketika akan pelaksanaan apel pagi.
Saat itu petugas Regu Pengamanan (Rupam) mengontrol kamar untuk mengecek para narapidana ( napi) penghuni kamar terus tidak ditemukan atas nama inisial S (26).
"Sekitar jam 7 pagi petugas akan melakukan apel pagi. Namun, tidak ditemukan atas nama S, " kata Lenggono saat dihubungi, Kamis (21/4/2022).
Baca juga: Razia Kamar Napi di Lapas Majalengka, Petugas Temukan Sejumlah Barang Terlarang Ini
Kemudian, kata Lenggono, setelah itu teman-temannya mencarinya. Mereka mencarinya di kamar kecil dan menemukan korban sudah tergantung di pintu kamar mandi.
Lenggono menyebutkan S (26) merupakan tahanan di Blok D aula 5 LT 1 kamar 2 dan dikenal salah satu santri di pesantren lapas. Sel yang S isi berisi 14 orang.
Diketahui kalau S merupakan tahanan dengan kasus penipuan. Ia dengan lama pidana 2 tahun 6 bulan. "Sisa pidananya tinggal 1 tahun 25 hari,” katanya.
Dari keterangan teman satu tahanannya, kata Lenggono, S seusai salat subuh, ia sempat melakukan Tadarus. Kemudian sekitar pukul 05.30 yang bersangkutan masuk ke kamar mandi dan teman sekamarnya tidur tanpa mengetahui yang bersangkutan tidak keluar lagi.
Pihaknya telah melaporkan kejadian tersebut kepada Mapolres Karawang dan tim Inafis Polres Karawang telah melakukan olah TKP. (Cikwan Suwandi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/ilustrasi-jenazah-di-kamar-mayat.jpg)