Jumat, 10 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Pukul Berapa Anda Divaksin Booster Ternyata Berpengaruh, KIPI Bisa Mudah Diatasi

Ternyata pemilihan waktu untuk divaksin booster saat puasa sangat berpengaruh agar bisa mudah mengatasi KIPI.

Tribun Jabar/Deanza
Ilustrasi vaksinasi booster 

TRIBUNCIREBON.COM- Ternyata pemilihan waktu untuk divaksin booster saat puasa Ramadan sangat berpengaruh agar bisa mudah mengatasi KIPI.

Diketahui vaksinasi booster ini menjadi syarat mudik lebaran 2022

Program vaksinasi Covid-19 tetap dilaksanakan pemerintah Indonesia selama bulan Ramadan.

Hal ini tak lain dilakukan untuk mempercepat herd immunity di tanah air.

Diketahui herd immunity sendiri menurut laman Kemkes.go.id merupakan situasi ketika sebagian besar orang dalam suatu kelompok telah memiliki kekebalan terhadap penyakit infeksi tertentu.

Jadi, apabila kelompok yang rentan terlindungi melalui vaksinasi, maka penularan penyakit di masyarakat pun akan terkendali.

Baca juga: INI Waktu Tepat Divaksin Booster untuk Mudik Kata Satgas, Agar Imunitas Terbentuk

Baca juga: SOSOK Brigjen TNI Mar Ili Dasili, Eks Ajudan Jokowi yang Jadi Dankodikmar Berulang Tahun 7 April

Proses pelaksanaan vaksinasi booster di Pendopo Indramayu, Selasa (18/1/2022).
Proses pelaksanaan vaksinasi booster di Pendopo Indramayu, Selasa (18/1/2022). (TribunCirebon.com/Handhika Rahman)

Sehingga kelompok lain pun ikut terlindungi karena transmisi penyakit yang rendah.

Kondisi tersebut tentunya hanya dapat tercapai dengan cakupan imunisasi atau vaksinasi yang tinggi dan merata.

Sementara itu, meski vaksinasi Covid-19 saat puasa terbilang aman untuk dilakukan namun seseorang masih bisa mengalami kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI).

Demikian yang disampaikan oleh Juru Bicara Pemerintah Dokter Reisa Broto Asmoro pada siaran Radio RRI, Selasa (5/4/2022).

Menurut Reisa, KIPI merupakan sesuatu yang wajar sebagai bentuk respons tubuh dalam membentuk kekebalan.

"Sebenarnya KIPI reaksi yang wajar. Enggak cuma vaksin Covid-19. Vaksin lain juga mengalaminya. Mungkin ada demam, nyeri di lokasi suntikan, sakit kepala," ujarnya.

Untuk mengastasi hal tersebut, bisanya kita bisa langsung mengonsumsi obat.

Namun saat berpuasa hal itu tidak bisa langsung dilakukan.

Kita perlu menunda minum obat setelah berbuka puasa.

Sumber: Grid.ID
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved