Harga Sembako Hari Ketiga Ramadan, Selasa 5 April di Pasar Pagi Kota Cirebon, Mulai Mahal

Di hari ketiga Ramadan, Selasa 5 April 2022, harga sejumlah bahan pokok di Pasar Pagi, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, naik.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Penjual telur saat melayani pembeli di Pasar Pagi, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Selasa (5/4/2022). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Di hari ketiga Ramadan, harga sejumlah bahan pokok di Pasar Pagi, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, naik.

Namun, kenaikan harga sembako atau kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) itu tampaknya belum signifikan dan berkisar antara seribu rupiah hingga Rp 2 ribu.

Syafi'i, pedagang sembako di Pasar Pagi, mengatakan, harga kepokmas yang naik di antaranya telur ayam dari Rp 24 ribu perkilogram menjadi Rp 25 ribu perkilogram.

"Mulai hari ini harga telur ayam naik seribu rupiah perkilogramnya," ujar Syafi'i saat ditemui di kios miliknya, Selasa (5/4/2022).

Baca juga: HARGA Minyak Goreng Terbaru, Selasa 5 April di Indomaret dan Alfamart: Sunco, Filma, hingga Bimoli

Namun, menurut dia, pasokan telur ayam yang didapat dari peternak asal Kabupaten Kuningan masih lancar meski harganya naik.

Ia mengatakan, rata-rata mendapat kiriman 100 kilogram telur ayam perhari. Selain itu, harga telur ayam sejak sebelum Ramadan bertahan dan baru naik pada hari ini.

Sementara Ida Kurnaeti (56), penjual daging di Pasar Pagi, menyampaikan, selama Ramadan hampir setiap hari harga daging ayam naik.

Sebelum Ramadan, ia menjual daging ayam seharga Rp 32 ribu perkilogram dan harga tersebut sempat bertahan sejak H-3 Ramadan.

Baca juga: Harga Minyak Goreng Hari Ini 5 April di Indomaret & Alfamart, Paling Murah Rp 22.000 Per Liter

Namun, di hari pertama Ramadan harga daging ayam berangsur naik dan pada hari ini harganya mencapai Rp 35 ribu perkilogramnya.

"Dari awal Ramadan harganya naik seribu rupiah tiap harinya, sehingga hari ketiga puasa sudah Rp 35 ribu, tapi kalau pasokan lancar," kata Ida Kurnaeti.

Selain itu, harga daging sapi di Pasar Pagi juga telah mencapai Rp 135 perkilogram. Bahkan, harga tersebut telah bertahan sejak beberapa hari menjelang Ramadan.

Baca juga: Aturan Baru Mudik, Sudah Vaksin 2 Pemudik Masih Wajib Lampirkan Tes Andigen, Ini Kata Menkes

Ida mengakui berdasarkan pengalaman di tahun-tahun sebelumnya harga daging ayam dan sapi bakal terus naik hingga Idulfitri.

Namun, pihaknya tak menginginkan hal tersebut karena berpotensi membuat pelanggannya enggan membeli daging yang harganya mahal.

"Mudah-mudahan, tahun ini naiknya enggak terlalu tinggi. Saya biasanya mengurangi stok kalau harganya mulai naik, karena khawatir enggak laku," ujar Ida Kurnaeti.

 

 

 


Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved