Mahasiswa 19 Tahun Habisi Nyawa Cewek Open BO 42 Tahun Usai Ditolak Berhubungan Badan Dua Kali

Kapolres Kuningan, AKBP Dhany Aryanda, menjelaskan motif mahasiswa 19 tahun menghabisi cewek open BO di kamar kos karena ditolak hubungan badan 2 kali

Editor: Mumu Mujahidin
TribunCirebon.com/Ahmad Ripai
Warga Blok Cikawung, Kelurahan Cijoho, Kuningan digegerkan dengan temuan sesosok mayat di kos. 

TRIBUNCIREBON.COM - Mahasiswa 19 tahun di Kuningan, Jawa Barat habisi nyawa cewek open BO usai ditolak berhungan badan untuk kedua kalinya.

Kasus pembunuhan wanita berusia 42 tahun ini terungkap setelah sebelumnya ditemukan tergeletak dikamar kosnya.

Sang cewek open BO itu berinisial SR alias Neng Enci (42) di kamar kos akhirnya terungkap.

Neng Enci ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa di kamar kos yang berada di Kelurahan Cijoho, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Jumat (18/3/2022).

Baca juga: Neng Enci Dihabisi Usai Berhubungan, Mahasiswa Minta Jatah Ronde Kedua Tapi Ditolak, Ini Kata Polisi

Korban ternyata tewas dihabisi teman kencannya, seorang mahasiswa berinisial FN (19).

Berselang lima hari setelah korban ditemukan tewas, polisi menangkap FN di rumahnya di Kecamatan Lebakwangi.

Pelaku nekat membunuh karena korban menolak diajak bercinta dua kali.

Neng Enci ditemukan tak bernyawa di kamar kosannya di Blok Cikawung Cijoho Kuningan.
Neng Enci ditemukan tak bernyawa di kamar kosannya di Blok Cikawung Cijoho Kuningan. (TribunCirebon.com/Ahmad Ripai)

Menolak Diajak Bercinta 2 Kali

Mengutip Tribun Jabar, Kapolres Kuningan, AKBP Dhany Aryanda, menjelaskan motif pelaku menghabisi korban.

Dhany mengatakan, awalnya pelaku dan korban melakukan hubungan layaknya suami istri.

Saat pelaku minta lagi, korban menolaknya.

 
"Jadi pelaku yang sudah booking dan melakukan bercinta minta lagi hingga akhirnya ditolak korban."

"Jadi saat itu juga terduga pelaku melakukan perampasan nyawa terhadap korban," katanya.

Baca juga: Kenal Via Open BO, Pelaku Habisi Neng Enci Lantaran Ditolak Saat Minta Tambah Jatah Main

Korban Dianiaya dan Dibekap

Dari hasil autopsi yang dilakukan tim forensik, korban meninggal karena kehabisan napas setelah dibekap oleh pelaku.

Sebelumnya, pelaku terlebih dulu menganiaya korban.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved