Kakak Tuti Suhartini Ternyata Sudah Tahu Sosok Pelaku Kasus Subang, Enggan Ungkap Sebelum Polisi

Kakak Tuti Suhartini, Yeti, mengaku sudah mengetahui sejak lama sosok pelaku pembunuhan ibu dan anak di Subang

Tribunjabar.id/Dwiky Maulana Vellayati
Tiga kakak Tuti Suhartini korban perampasan nyawa di Subang, Lilis Sulastri (56) kerudung merah, Yeti Mulyati (60) kerudung coklat, Ida (58) kerudung hitam saat akan memasuki gedung Satreskrim Polres Subang, Rabu (6/10/2021). 

TRIBUNCIREBON.COM- Kakak Tuti Suhartini, Yeti, mengaku sudah mengetahui sejak lama sosok pelaku pembunuhan ibu dan anak di Subang yang menewaskan sang adik juga keponakannya.

Yeti ternyata mengetahui sosok pelaku melewati kejadian yang dia alami, baik secara nyata maupun mimpi, dan kemudian digabungkan.

Namun, Yeti masih enggan membongkar sosok pelaku kasus Subang yang diketahuinya sebelum polisi mengungkapnya terlebih dahulu.

Baca juga: Lagi Nongkrong di Kafe, Pemuda di Bandung Barat Diserang Sekelompok Orang, Terekam CCTV

Baca juga: Terbaru Kasus Subang, Yoris Singgung Janji Kapolda Jabar Ungkap Pelaku yang Habisi Tuti dan Amalia

Dua kakak Tuti Suhartini mengungkapkan kejadian aneh sebelum kasus Subang itu terjadi.

Ada yang merasa akan meninggal dunia, ada juga yang mendengar suara aneh yang semakin lama kian keras.

Ida, ibu Danu sekaligus saudara Tuti Suhartini, mengungkapkan kejadian aneh satu hari sebelum kasus Subang itu.

Ida merasakan firasat akan meninggal dunia apalagi ketika itu ia mengidap penyakit lambung.

"Saya ridho lillahi ta'ala. Memang ada perasaan dan firasat, perasaannya enggak enak," katanya dikutip dari kanal youtube Freddy Soedaryanto Sport, Kamis (17/2/2022).

Ibu Muhammad Ramdanu alias Danu itu merasa firasat dan kejadian itu diberikan adiknya, Tuti.

 
"Mungkin karena dekat saja. Ada ikatan batin," katanya.

Baca juga: Fakta Video Syur di Emperan Toko, Ini Alasan Si Wanita Berbuat Tak Senonoh Dengan Kakek 80 Tahun

Yeti Mulyati, kakak lain Tuti, mengungkapkan kejadian aneh beberapa jam sebelum pembunuhan itu terjadi.

Pada malam sebelum Tuti dan Amel dihabisi atau 17 Agustus 2021 malam, Yeti tiba-tiba mendengar suara tek-tek-tek di rumahnya. Saat itu, ia sedang nonton televisi di rumahnya.

"Saya samperin, apaan sih. Saya ambil sapu lidi dikeprok-keprok semua," katanya.

Suara itu semakin keras terdengar dan Yeti pun mengeprak-ngeprak sapu lidi sejumlah bagian di rumahnya.

Karena tak kunjung berhenti, Yeti akhirnya membiarkan saja suara-suara itu.

Halaman
123
Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved