Breaking News:

Pilpres 2024

Duh Gus Yahya Minta Pengurus NU Tak Dukung Gus Muhaimin di Pilpres 2024, Kenapa ya?

Sikap netral Ketua Umum PBNU ditunjukkan di antaranya dengan melarang sejumlah PCNU mendukung Muhaimin Iskandar dengan Partai Kebangkitan Bangsa

Editor: Mumu Mujahidin
dok pribadi Ayi Subhan Hafas
PCNU Kabupaten Sumedang, Ayi Subhan Hafas 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana.

TRIBUNCIREBON.COM, SUMEDANG - Dukungan terus mengalir untuk Gus Muhaimin Ketua Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB) sebagai calon presiden di Pilpres 2024 nanti.

Namun secara resmi belum ada deklarasi dari Muhaimin Iskandar sendiri soal hal ini.

Sehingga muncul polemik di sejumlah organisasi Nahdlatul Ulama (NU) soal pencalonan di Pilpres 2024 nanti.

Sikap yang diinstruksikan Gus Yahya Cholil Tsaquf agar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ( PBNU) netral dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, dinilai PCNU Sumedang bukanlah keputusan organisasi. 

Sebabnya, hingga saat ini, PCNU Sumedang belum menerima surat keputusan resmi yang dihasilkan dari rapat pleno penentuan sikap. 

Ratusan tukang becak saat mendeklarasikan dukungan kepada Gus Muhaimin maju Capres 2024 di Sport Center Indramayu, Minggu (20/2/2022).
Ratusan tukang becak saat mendeklarasikan dukungan kepada Gus Muhaimin maju Capres 2024 di Sport Center Indramayu, Minggu (20/2/2022). (Tribuncirebon.com/Handhika Rahman)

" Sumedang secara keorganisasian belum mendengar keputusan resmi PBNU. Keputusan resmi haruslah melalui pleno yang ditandatangani Syuriah dan Tanfidziyah," kata Sekretaris PCNU Sumedang, Ayi Subhan Hafas kepada TribunJabar.id, Minggu (20/2/2022). 

Sikap netral Ketua Umum PBNU ditunjukkan di antaranya dengan melarang sejumlah PCNU mendukung Muhaimin Iskandar dengan Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB)-nya, dalam pencalonan Presiden pada Pilpres 2024.

Namun, PCNU Sumedang akan tetap mendengar dan taat jika keputusan yang ditetapkan oleh PBNU merupakan keputusan organisasi. 

"Kami sami'na wa ato'na atas keputusan PBNU secara organisasi. Namun, jika Ketua PBNU menyampaikan itu atas dasar pendapat pribadi, itu boleh-boleh saja kan Pilpres masih jauh, masih 2 tahun," ucap Ayi. 

Baca juga: Ratusan Tukang Becak di Indramayu Deklarasikan Dukungan untuk Gus Muhaimin Jadi Presiden 2024

Terkait Pilpres, Ayi mengatakan PCNU Sumedang masih terus menunggu dan memperhatikan perkembangan politik.

Yang jelas, apa yang dikatakan PBNU akan diikuti. 

"Statmen personal tidak bisa dijadikan keputusan resmi, kami wait and see, bagaimana situasi politik ini. Kami akan sama dengan PWNU dan PBNU," katanya. 

Taatnya PCNU kepada keputusan resmi PBNU menurut Ayi adalah bukti bahwa NU satu suara.

Tidak ada jejak-jejak perbedaan pilihan di Muktamar NU sebelumnya. 

"Saya tidak datang ke Muktamar NU karena sedang merawat anak yang sakit. Namun, bagaimanapun berbedanya pilihan ketika Muktamar, saat ini Gus Yahya sudah terpilih dan wajib kami taati, ketika kepemimpinannya membawa maslahat bagi bangsa dan negara," kata Ayi. 

Baca juga: Buruh Bangunan di Majalengka Deklarasikan Dukungan ke Muhaimin Iskandar di Pilpres 2024

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved