Dari Aspek BOR, Kota Cirebon Sudah Masuk PPKM Level 4, Pemkot Siapkan Langkah-langkah Ini

jika dilihat dari jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit maka Kota Cirebon telah memenuhi indikator PPKM level 4.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Machmud Mubarok
Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Sekda Kota Cirebon, Agus Mulyadi 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ah

Baca juga: Masuk PPKM LEvel 3, Satpol PP Kota Cirebon Bakal Gencarkan Operasi Yustisi Protokol Kesehatan

Baca juga: PPKM Diperpanjang, Aturan Soal WFO Berubah Lagi, Berlaku Hingga 21 Februari 2022

mad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Pemeriintah Kota (Pemkot) Cirebon menyiapkan langkah khusus untuk mencegah PPKM naik ke level 4.

Sekda Kota Cirebon, Agus Mulyadi, mengakui jika dilihat dari jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit maka Kota Cirebon telah memenuhi indikator PPKM level 4.

Sebab, menurut dia, hingga kini bed occupancy ratio (BOR) rumah sakit rujukan pasien Covid-19 di Kota Cirebon mencapai 47 persen.

"Indikator PPKM level 4, yakni 30 pasien dirawat inap per 100 ribu penduduk sudah terpenuhi di Kota Cirebon," kata Agus Mulyadi saat ditemui di Balai Kota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Sabtu (19/2/2022).

Karenanya, pihaknya berupaya menekan tingkat keterisian rumah sakit untuk mencegah PPKM di Kota Cirebon naik ke level 4 dalam rapat evaluasi pekan depan.

Ia mengatakan, salah satunya ialah menambah jumlah tempat tidur di ruang isolasi di seluruh rumah sakit rujukan pasien Covid-19.

Pasalnya, saat ini seluruh rumah sakit di Kota Udang dipastikan belum meningkatkan jumlah tempat tidur di ruang perawatan ke kapasitas maksimal.

"Penambahan kapasitas ini yang kini tengah dipersiapkan, dan diharapkan dapat menekan angka BOR sehingga PPKM tidak naik ke level 4," ujar Agus Mulyadi.

Agus menyampaikan, pada dasarnya seluruh rumah sakit di Kota Cirebon siap menghadapi lonjakan kasus Covid-19 meski memerlukan waktu untuk menambah kapasitas ruang perawatan.

Sebab, rumah sakit telah mempunyai pengalaman dalam menangani lonjakan pasien Covid-19 saat gelombang dua pada pertengahan 2021.

"Jadi, tinggal diaktifkan kembali, dan skema penambahan kapasitas ruang perwatannya juga bertahap, tapi secara umum dipastikan siap," kata Agus Mulyadi.

Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved