Kecelakaan Maut di Kuningan

Polisi Sebut Motor yang Terlibat Kecelakaan Maut di Kuningan Diduga Melaju Kencang & Alami Rem Blong

Tindakan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, kata dia mengungkap sebagai langkah dalam menyimpulkan sebab akibat dari kecelakaan tersebut.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Mumu Mujahidin
Dok. Humas Polsek Cigugur
Kondisi pemotor dan motornya setelah mengalami kecelakaan maut menabrak tembok toko di simpang tiga Cigugur, Kuningan, Jawa Barat, Rabu (26/1/2022) sore. 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Tragedi kecelakaan maut di Jalur Cigugur - Kuningan sekitar pukul 17.30 WIB, akhirnya mendapat tanggapan juga dariPolres Kuningan.

"Ya untuk korban, kita sudah lakukan serahterima kepada pihak keluarga, untuk kemudian dilakukan proses pemakaman," kata Kanit Laka Lantas Polres Kuningan IPTU Mukhali mewakili Kasat Lantas Polres Kuningan AKP Dadang saat dihubungi ponselnya, Rabu (26/1/2022).

Kanit Mukhali menegaskan bahwa pihaknya tetap melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dalam kejadian kecelakaan maut tersebut.

Terlebih dalam kecelakaan itu korban diketahui berboncengan.

Kondisi pemotor dan motornya setelah mengalami kecelakaan maut menabrak tembok toko di simpang tiga Cigugur, Kuningan, Jawa Barat, Rabu (26/1/2022) sore.
Kondisi pemotor dan motornya setelah mengalami kecelakaan maut menabrak tembok toko di simpang tiga Cigugur, Kuningan, Jawa Barat, Rabu (26/1/2022) sore. (Dok. Humas Polsek Cigugur)

"Ya, untuk pemeriksaan akibat kejadian tadi. Kita masih kumpulkan data dan keterangan, dari saksi sekaligus teman korban dan saksi dari lingkungan lokasi kejadian," katanya.

Tindakan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, kata dia mengungkap sebagai langkah dalam menyimpulkan sebab akibat dari kecelakaan tersebut.

"Tadi sepintas kita menerima informasi, pengemudi saat sebelum kecelakaan memang dalam laju kencang, atau memang rem tidak berfungsi dan banyak lagi pendalaman untuk menggali keterangan," katanya.

Baca juga: Korban Kecelakaan Maut Asal Cirebon Dibawa ke RSUD 45 Kuningan, Petugas Pemulasara Jelaskan Begini

Kronologi

Sebab kecelakaan maut terjadi di Jalur Cigugur - Kuningan sekitar pukul 17.30 WIB, Rabu (26/1/2022) diungkapkan langsung oleh teman korban yang diketahui bernama Sahrul Ramadan saat ditemui di Ruang Jenazah RSUD 45 Kuningan.

Sahrul Ramadan mengatakan, kejadian Kecalakaan maut itu di duga kuat, akibat kerusakan komponen dalam motor di bagian rem.

"Iya, tadi motor yang dikendarai teman saya itu mengalami blong dan tidak berfungsi sama sekali," katanya.

Diketahui rem blong itu, kata Sahrul Ramadan mengaku bahwa itu di sadari sekitar 100 meter dari lokasi kejadian hingga merenggut nyawa korban.

"Jadi ceritanya begini, Apid dan saya itu mau pulang ke Cirebon. Karena tadi sudah mengantar teman ke Palutungan untuk kemping, namun saat di perjalanan sebelum di lokasi kejadian, tiba tiba rem blong dan saya suruh loncat saja. Saat saya loncat, tapi teman saya gak loncat dan akhirnya menabrak tembok toko di tempat kejadian," katanya.

Baca juga: BREAKING NEWS: Kecelakaan Maut di Kuningan Pukul 17.30 WIB, Pemotor Ngebut Lalu Menabrak Tembok Toko

Dari kejadian kecelakaan maut, kata Sahrul Ramadan mengetahui persis bagaimana korban melaju kendaraan dengan kencang hingga menabrak tembok tersebut.

"Iya, saya tahu pas teman saya menabrak hingga meninggal. Dan bisanya menabrak itu karena motor sulit dikendalikan karena kabel gas tiba - tiba macet hingga mesin berputar kencang dan akhirnya nabrak," katanya.

Antara titik loncat dan titik kejadian, kata Sahrul Ramadan mengaku bahwa itu berjarak sekitar 30 meter. Kemudian, kejadian tabrakan pun terlihat hingga membuat rusak parah unit kendaraan roda tersebut.

"Motor rusak parah, terus korban itu mengalami pendarahan akibat benturan keras. Terus lagi, kaki dan tangan itu pada potong," katanya.

Tidak lama dari kejadian kecelakaan tersebut, kata Sahrul Ramadan menyebut petugas kepolisian datang dan bergegas melakukan evakuasi korban hingga di bawa ke RSUD 45 Kuningan.

"Tadi pas baru kecelakaan itu langsung ada Pak Polisi dan korban di bawa kesini (Rumah Sakit)," katanya.

Diketahui sebelumnya, Kecelakaan maut yang terjadi di Jalur Cigugur sekitar pukul 17.30 WIB, ternyata melibatkan pengemudi merupakan warga Kabupaten Cirebon.

Baca juga: Korban Kecelakaan Maut di Kuningan Ternyata Warga Cirebon, Ini Data dan Nama Pemotor yang Meninggal

"Betul pemotor yang meninggal dunia merupakan warga Cirebon, tadi dilakukan evakuasi dan sekarang penanganan di lakukan Unit Laka Lantas Polres," ungkap Kapolsek Cigugur, AKP Maman saat memberikan keterangan, Rabu (26/1/2022).

Kapolsek menyebut untuk lebih lanjut dalam menanyakan bagaimana pemotor hingga alami kecelakaan maut. Itu sedang dilakukan pendalaman oleh petugas kepolisian dari unit Kecalakaan lalu lintas Polres Kuningan.

"Iya, untuk keterangan lebih jelas sama bagian Unit Laka Lantas ya," katanya.

Menyinggung soal identitas korban kecelakaan maut, kata Kapolsek menyebut bahwa korban diketahui bernama Apid (35), warga Blok Karang asem RT 03/01 Desa Babakan, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon.

"Korban merupakan warga Cirebon dan sebelum kejadian itu, korban berboncengan dengan Sahrul Ramdan yang juga temannya," ujarnya.

Dari kejadian kecelakaan tersebut, korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah 45 Kuningan.

Berita sebelumnya, Peristiwa kecelakaan maut terjadi di simpang tiga Cigugur, Kuningan, Jawa Barat.  Data terhimpun menyebut bahwa Insiden kecelakaan maut tadi berlangsung sekitar pukul 17.30 WIB, Rabu (26/1/2022).

"Betul Kang, tadi sore ada kecelakaan hingga pemotor meninggal ditempat kejadian," kata Tono warga setempat saat di tanya di lokasi kejadian tadi.

Tono menyebut, kecelakaan sore tadi belum jelas sebab akibatnya, namun melihat sebelumnya itu pemotor melaju kencang dari arah selatan hingga menabrak tembok toko di simpang tiga kawasan tanjakan Cigugur.

"Tadi sempat melihat itu teman saya, jadi si motor yang di kendalikan itu ngebut hingga menabrak tembok," katanya.

Melihat dari lokasi sore tadi, kata dia mengaku korban sekaligus pengemudi motor tadi tidak kuat menahan sakit hingga menghembuskan nafas terakhir.

"Saat nabrak tembok pemotor sempat bernafas dan akhirnya meninggal di lokasi kejadian," katanya.

Di lain tempat, Doni yang juga pedagang di sekitar lokasi kejadian, mengungkapkan bahwa pemotor awalnya berboncengan. Hal itu terlihat laju motor dari selatan atau sekitar Markas Koramil Cigugur.

"Tadi saya lihat, motor yang di gunakan tadi itu kan motor FU. Itu terlihat berboncengan, namun saat kejadian hanya pengemudi saja yang nabrak hingga meninggal," katanya. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved