Ono Surono Akui Imbas Ucapan Arteria Dahlan Bisa Pengaruhi Suara PDIP Jabar

Ketua DPD PDIP Jabar, Ono Surono mengakui jika kasus yang terjadi bakal mempengaruhi raihan suara di Jawa Barat.

Tribun Cirebon/ Handhika Rahman
Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono seusai kegiatan peringatan Hari Ibu di Gedung PGRI Indramayu Minggu (22/12/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman.

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Tagar sunda tanpa PDIP sempat trending di media sosial twitter.

Tagar tersebut muncul imbas pernyaraan Arteria Dahlan yang meminta Kepala Kejaksaan Agung (Kajagung) mencopot Kepala Kejaksaan (Kejati) yang berbahasa sunda saat rapat.

Menanggapi tagar tersebut, Ketua DPD PDIP Jabar, Ono Surono mengakui jika kasus yang terjadi bakal mempengaruhi raihan suara di Jawa Barat.

"Itu dinamika, wajarlah kalau permasalahan Arteria Dahlan itu sudah diseret-seret ke wilayah Politik Elektoral.
Ya, pasti akan terpengaruh karena saya lihat ini sangat masif dilakukan oleh beberapa kelompok yang mempunyai kepentingan elektoral."

"Tapi ya tentunya sekali lagi ini menjadi sebuah catatan PDIP di Jabar untuk meningkatkan kinerjanya," ujar Ono saat dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu (22/1/2022).

Baca juga: Tagar Sunda Tanpa PDIP Trending Imbas Ucapan Arteria Dahlan, Elektabilitas PDIP Terancam Melorot

Baca juga: BREAKING NEWS: Tiga Desa di Kecamatan Waled Cirebon Terendam Banjir Akibat Sungai Ciberes Meluap

Arteria Dahlan saat klarifikasi dan minta maaf di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Kamis (20/1/2022).
Arteria Dahlan saat klarifikasi dan minta maaf di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Kamis (20/1/2022). (Istimewa/PDIP)

Meski begitu, Ono mengaku masih optimistis PDIP mendapat suara dari masyarakat sunda.

Setidaknya, kata dia, kedekatan PDIP dengan masyarakat, kelompok budaya dan seniman sunda sudah terjalin.

"Permasalahan ini bukan karena kader PDIP Jabar, sehingga kita masih tetap optimis, dengan catatan harus kerja lebih keras lagi di bawahnya," katanya.

Pihaknya tidak akan melawan tagar yang saat ini ramai dengan tagar lagi. Tapi, Ia akan melawannya dengan kinerja.

"Kita tidak akan melawan tagar itu dengan tagar lagi, tapi dengan kerja. PDIP harus mewujudkan bagaimana menjadi partai yang nyunda, sopan santun dan punya kepedulian kepada rakyat," ucapnya.

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved