Selasa, 14 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Longsor di Cihaur Majalengka

BREAKING NEWS: Dinding Rumah Jebol Imbas Longsor, Satu Keluarga di Majalengka Mengungsi

Kerusakan rumah dipicu ambruknya Tembok Penahan Tanah (TPT) yang berada di samping dengan ketinggian sekitar 3 meter.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Suasana gotong royong warga Blok Garatengah, Desa Cihaur, Kecamatan Maja, Kabupaten Majalengka yang membersihkan material longsor yang menimpa rumah Ade Sukmana (52). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA- Sebuah rumah di Blok Garatengah, Desa Cihaur, Kecamatan Maja, Kabupaten Majalengka rusak berat.

Kerusakan rumah dipicu ambruknya Tembok Penahan Tanah (TPT) yang berada di samping dengan ketinggian sekitar 3 meter.

Akibat peristiwa itu, pemilik rumah beserta anggota keluarga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Rumah yang rusak diketahui milik Ade Sukmana (52).

Menurut Ade, kejadian itu dipicu hujan deras yang terjadi Jumat (21/1/2022) sore.

Saat itu hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Desa Cihaur dan sekitarnya yang mana mengakibatkan TPT setinggi 3 meter dan panjang 8 meter roboh.

"Iya kejadian jam 21.00 WIB malam. Saat itu hujan deras, kebetulan rumah saya samping TPT yang roboh itu," ujar Ade saat ditemui di lokasi, Sabtu (22/1/2022).

Suasana gotong royong warga Blok Garatengah, Desa Cihaur, Kecamatan Maja, Kabupaten Majalengka yang membersihkan material longsor yang menimpa rumah Ade Sukmana (52).
Suasana gotong royong warga Blok Garatengah, Desa Cihaur, Kecamatan Maja, Kabupaten Majalengka yang membersihkan material longsor yang menimpa rumah Ade Sukmana (52). (Tribuncirebon.com/Eki Yulianto)

Sebelum peristiwa itu terjadi, Ade mengaku berada di ruangan yang dindingnya ambruk.

Sebelum ambruk, ia mendengar suara gemuruh tapi masih skala kecil.

"Saya semalam ada di sini (ruang keluarga yang dindingnya jebol), saya mendengar suara gemuruh, lalu saya lihat keluar, ternyata disusul longsor susulan," ucapnya.

Merasa khawatir terjadi bencana longsor susulan karena hujan masih turun, keluarga Ade mengungsi sementara waktu ke rumah kerabatnya.

Sementara, para tetangganya langsung bergotong royong membersihkan material longsor yang diperkirakan mengalami kerugian mencapai Rp 25 juta.

"Ya saya sementara ngungsi ke rumah saudara. Alhamdulillah, banyak tetangga yang peduli, mau gotong royong bersihkan material longsor ini," jelas dia.

Ia berharap, ada perhatian pemerintah untuk membantu membangun rumah yang ditinggalinya selama puluhan tahun itu.

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved