Pemkab Pastikan Belum Ada Warga Majalengka yang Terinfeksi Covid-19 Varian Omicron

Pemerintah Kabupaten Majalengka memastikan sampai saat ini belum ada warganya yang terpapar Covid-19 varian Omicron.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Justin TALLIS / AFP
Omicron 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA- Pemerintah Kabupaten Majalengka memastikan sampai saat ini belum ada warganya yang terpapar Covid-19 varian Omicron.

Sementara, adanya orang warga Majalengka sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang baru pulang dari Arab Saudi hanya terpapar virus Corona biasa.

Sekretaris Daerah (Sekda) Majalengka, Eman Suherman mengatakan, satu orang warga Majalengka yang terpapar Covid-19 tersebut saat ini masih menjalani karantina di Pasar Rumput, Jakarta.

Warga itu akan segera pulang begitu masa karantina selesai.

Baca juga: Janda Satu Anak Rela Nikahi Pria Usia 80 Tahun yang Sering Sakit, di Hadapan Tamu Berani Ucapkan Ini

Disampaikannya, data warga terpapar yang disebut-sebut jenis Omicron itu masih belum masuk ke dalam daftar kasus yang terjadi di Majalengka.

Untuk data yang masuk ke Majalengka sendiri masih Covid-19 jenis biasa.

"Masuk data Jakarta, belum ke kita, sekarang masih dikarantina. Sedangkan yang dirawat di luar RS Majalengka adalah kasus terkonfirmasi biasa, bukan Omicron," ujar Eman, Senin (17/1/2022).

Terpisah, Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Majalengka Agus Susanto menyampaikan, berdasarkan info dari Satgas Pusat, yang bersangkutan dalam kondisi baik.

Baca juga: Suami di Kota Tasikmalaya Ini Ternyata Tak Hanya Sekali Memukulkan Tabung Gas ke Istrinya

Namun, jelas Agus, warga tersebut belum diperbolehkan pulang.

"Kondisinya baik, dia tanpa gejala. Yang bersangkutan merupakan warga Kecamatan Sumberjaya," ucap Agus.

Dijelaskannya, pihaknya terus berkomunikasi dengan Satgas pusat terkait kondisi yang bersangkutan.

Disinggung berapa lama lagi masa karantina, Agus mengaku belum mengetahui secara pasti.

"Nanti akan dikabari lagi ketika diperbolehkan pulang. Kami terus berkomunikasi. Ketika karantina selesai, dia akan pulang ke Majalengka," jelas dia.

Senada dengan Sekda, Agus menegaskan, yang bersangkutan belum masuk data harian kasus Covid-19 di Majalengka.

Ditegaskannya, data dua orang yang saat ini masih berstatus positif, tidak ada yang terpapar jenis Omicron.

"Jadi, yang berdasarkan data sekarang masih ada dua warga Majalengka terkonfirmasi positif itu, tidak ada yang terpapar Omicron. Termasuk yang dirawat di luar RS Kabupaten  Majalengka, itu bukan Omicron," katanya.

Lebih jauh dijelaskan dia, secara prinsip, Pemkab Majalengka telah menyiapkan segalanya terkait kemungkinan temuan kasus baru Covid jenis Omicron.

Hal itu seperti instruksi dari Bupati Majalengka kepada Satgas Kabupaten.

"Omicron ini penyebarannya cukup massif, tapi tidak berbahaya Delta. Kuncinya tetap harus Prokes, vaksinasi dan PPLN (Pemantauan Perjalanan Luar Negeri," ujarnya.

Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved