Breaking News:

Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

KETERANGAN Bohong Pria Ini Dituding Kuasa Hukum 3 Saksi Jadi Penyebab Kasus Subang Belum Terungkap

Salah satunya yakni terdapat salah satu saksi kunci yang diduga memberikan keterangan berbelit-belit bahkan sempat memberikan keterangan bohong

Editor: Machmud Mubarok
tribun jabar/youtube
Saksi Muhammad Ramdanu alias Danu disebut mirip dengan sosok di sketsa pembunuh ibu dan anak di Subang yang dirilis polisi. Begini reaksinya. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Subang, Dwiky Maulana Vellayati. 

TRIBUNCIREBON.COM, SUBANG - Kasus perampasan nyawa ibu dan anak di Kabupaten Subang, Jawa Barat masih belum terungkap di hari ke-147. 

Fakta-fakta dari kasus kematian Tuti Suhartini (55) serta Amalia Mustika Ratu (23) pun terus menjadi misteri siapa pelakunya. 

Salah satunya yakni terdapat salah satu saksi kunci yang diduga memberikan keterangan berbelit-belit bahkan sempat memberikan keterangan bohong di hadapan penyidik. 

Baca juga: Amalan Baik Korban Kasus Subang Terungkap, Kakak Almarhum Ungkap Apa Yang Dilakukan Tuti dan Amalia 

Baca juga: Kapolres Subang AKBP Sumarni Datangi Warung-warung di Subang Kota dan Pantura Subang, Ada Apa Ya?

Saksi tersebut tak lain ialah Muhamad Ramdanu alias Danu (21) yang merupakan keponakan sekaligus sepupu dari korban. 

Hal tersebut diungkapkan oleh Rohman Hidayat kuasa hukum dari Yosef, Yoris dan Mimin Mintarsih. 

"Menurut keterangan dari Yoris maupun istrinya Yanti Jubaedah bahwa sebelum didampingi oleh pengacara, Danu sering memberikan keterangan yang berbelit-belit malah ada dalam BAP tapi dia berbohong akhirnya," ucap Rohman kepada TribunJabar.id melalui sambungan seluler, Kamis (13/1/2022). 

Menurut Rohman, dengan pernyataan dari Danu yang sering memberikan keterangan berbelit-belit dan juga berbohong itu menjadi salah satu faktor susahnya mendapatkan informasi yang valid dari saksi tersebut. 

"Hal itu menurut saya menjadi salah satu faktor pihak penyidik dari Polres Subang yang sempat menangani kasus tersebut menjadi kendala dalam mengungkap pelaku," katanya. 

Dapat diketahui, pihak kepolisian dari Polda Jabar kasus perampasan nyawa Tuti serta Amalia masih berusaha mengungkap siapa dalang dibalik semua ini. 

Perkembangan terakhir, pihak kepolisian sudah merilis sketsa wajah dari terduga pelaku belum lama ini. 

Kapolda Jabar Irjen Pol Suntana pun sudah menargetkan di awal tahun 2022 kasus sudah dapat terungkap.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved