Breaking News:

Hukuman Mati untuk Herry Wirawan Masih Tidak Bisa Obati Luka Korban, Ini Kata Keluarga

meskipun ada tuntutan hukuman mati bagi Herry Wirawan ia mengaku hukuman tersebut masih belum bisa mengobati luka korban dan keluarga korban. 

Editor: Mumu Mujahidin
Tribunjabar.id/ Sidqi Al Ghifari
Rulli keluarga korban rudapaksa oleh ustaz bejat Herry Wirawan saat diwawancarai Tribun Jabar di LBH Serikat Petani Pasundan, Jumat (10/12/2021). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNCIREBON.COM, GARUT - Tuntutan hukuman mati dan kebiri bagi Herry Wirawan tersangka belasan santriwati disambut baik oleh empat keluarga korban yang ada di Garut Selatan. 

Rulli (29) salah seorang keluarga korban mengatakan, saat dibacakannya tuntutan hukuman mati bagi Herry Wirawan, dirinya langsung berkumpul dengan keluarga korban yang lain. 

Selain menjadi korban, ia sejak awal juga sudah ikut mendampingi keluarga korban lain di salah satu kecamatan di Garut Selatan untuk memperjuangkan keadilan sejak kasus aksi bejat Herry Wirawan terendus. 

Herry Wirawan Pemerkosa 13 santriwati di tuntut hukuman mati, kebiri dan identitasnya disebarkan.
Herry Wirawan Pemerkosa 13 santriwati di tuntut hukuman mati, kebiri dan identitasnya disebarkan. ((Foto Kejati Jabar))

"Tuntutan hukuman mati dari jaksa kemarin mewakili perasaan kami sebagai keluarga korban, saya sudah berkumpul dengan empat keluarga, alhamdulillah jaksa berpihak pada kita," ujarnya saat dihubungi Tribunjabar.id, Rabu (12/1/2022). 

Ia menuturkan meskipun ada tuntutan hukuman mati bagi Herry Wirawan ia mengaku hukuman tersebut masih belum bisa mengobati luka korban dan keluarga korban. 

Rulli menyebut saat ini dirinya hanya bisa berusaha ikhlas dengan apa yang sudah terjadi pada keluarganya. 

"Tapi kan meski pun ada tuntutan hukuman mati, tetap saja tidak mampu mengobati luka keluarga korban termasuk saya," ungkapnya. 

Ia mengatakan kondisi empat korban di kecamatannya saat ini sudah mulai membaik bahkan tiga diantaranya sudah masuk sekolah dan sedang persiapan mengikuti ujian paket. 

Hanya satu orang menurutnya yang saat ini masih murung, namun kondisinya lebih baik daripada sejak awal dievakuasi dari tempat tersangka mengajar. 

"Ada yang sudah sekolah dan persiapan ikut ujian paket, ada satu juga yang masih murung, dia belum sekolah tapi kondisinya lebih baik daripada dulu," ungkapnya.(*) 

Baca juga: 13 Santriwati Dirudapaksa hingga Ada yang Melahirkan, Komnas HAM Tak Setuju Hukuman Mati untuk Herry

Baca juga: 8 Alasan Herry Wirawan Dituntut Hukuman Mati & Kebiri Kimia, Kekerasan Seksual Dilakukan Sistematis

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved