Breaking News:

Ferdinand Hutahaean yang Cuit 'Allahmu Lemah' Akhirnya Jadi Tersangka dan Langsung Ditahan di Sini

Akhirnya, polisi menetapkan Ferdinand Hutahaean, sebagai tersangka dugaan kasus ujaran bermuatan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

Editor: dedy herdiana
Tribunnews/Danang Triatmojo
Ferdinand Hutahaean 

TRIBUNCIREBON.COM, JAKARTA - Akhirnya, polisi menetapkan Ferdinand Hutahaean, sebagai tersangka dugaan kasus ujaran bermuatan suku, agama, ras, dan antargolongan ( SARA).

Tak hanya itu, mantan politisi Partai Demokrat, juga langsung ditahan di Rutan Bareskrim Polri, Jakarta Selatan.

Ferdinand ditetapkan sebagai tersangka setelah diperiksa selama 11 jam di Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.

Dia ditetapkan tersangka terkait cuitannya soal 'Allahmu Lemah' viral di media sosial.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan bahwa pengajuan praperadilan merupakan hak tersangka.

Polri mempersilakan jika tersangka menempuh jalur hukum.

Baca juga: Ferdinand Hutahaean Sempat Menolak Diperiksa Setelah Ditetapkan Tersangka karena Alasan Kesehatan

Baca juga: Usai Menjadi Tersangka, Kuasa Hukum Bakal Ajukan Penangguhan Penahanan Ferdinand Kasus Cuitan SARA  

Baca juga: Setelah Ditetapkan Tersangka, GP Ansor Minta Polri Beri Kesempatan Ferdinand Dapat Bimbingan Islam

"Itu hak dari tersangka dan kuasa hukumnya, silakan. Memang itu jalur yang ditempuh," kata Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (10/1/2022) malam.

Sementara itu, kuasa hukum Ferdinand Hutahaean, Zakir Rasyidin, mengatakan bahwa pihaknya masih belum berencana mengajukan praperadilan.

Ia menyebutkan proses hukum yang bergulir telah berjalan baik.

 
"Belum ada (praperadilan). Kami belum terpikirkan soal itu, karena memang kami lihat prosesnya sangat baik sekali. Jadi, kami lihat dari sisi-sisi administrasi. Saya kira, clear ya dari yang perlu kami permasalahkan," kata Zakir.

Diberitakan sebelumnya, Ferdinand ditetapkan sebagai tersangka dugaan kasus ujaran kebencian bermuatan SARA.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved