Breaking News:

Sambil Menangis Nenek Slamet Sebut Cucunya Tak Bisa Berenang, ABK Hilang di Perairan Karawang

Hal tersebut disampaikan nenek dari Slamet, Nur Aeni (48) saat ditemui Tribuncirebon.com di kediaman korban, Kamis (6/1/2022).

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mumu Mujahidin
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Nur Aeni (48) saat menunjukan foto cucunya yang dilaporkan hilang di Perairan Karawang di kediaman korban di Desa Dadap, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Kamis (6/1/2022). 
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman
TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Slamet (16), nelayan warga Desa Dadap, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu yang dikabarkan hilang di Perairan Pakisjaya Karawang diketahui tidak bisa berenang.
Hal tersebut disampaikan nenek dari Slamet, Nur Aeni (48) saat ditemui Tribuncirebon.com di kediaman korban, Kamis (6/1/2022).
Nur Aeni mengatakan, kondisi tersebut membuat pihak keluarga khawatir.
Terlebih, Slamet hilang di lautan dan tidak bisa berenang.
"Semoga Slamet masih ada umur," ujar dia sambil menangis.
Pencarian yang dilakukan Tim SAR Gabungan di Perairan Pakisjaya Karawang, Kamis (6/1/2022).
Pencarian yang dilakukan Tim SAR Gabungan di Perairan Pakisjaya Karawang, Kamis (6/1/2022). (dok. Kantor SAR Bandung)
Pada hari ini, rencananya, pihak keluarga akan bertolak ke Karawang.
Keluarga ingin menyaksikan langsung proses pencarian Slamet yang dilakukan oleh Tim SAR Gabungan.
Sementara itu, Kepala Kantor SAR Bandung, Deden Ridwansah mengatakan, pencarian hari kedua ini sudah dimulai pukul 07.30 WIB.
Dalam melakukan pencarian, tim dibagi menjadi 3 Search and Rescue Unit (SRU).
SRU 1 melakukan penyisiran dari Pantai Pakis pada koordinat 5°58'18.28"S 107°07'39.6"E ke arah timur sejauh 5 Km menggunakan LCR Basarnas dan LCR BPBD.
SRU 2 melakukan Penyisiran dari Pantai Pakis pada koordinat 5°58'18.28"S 107°07'39.6"E ke arah barat sejauh 4,1 Km menggunakan LCR Basarnas .
"Dan SRU 3 Penyisiran di sekitar LKK pada koordinat 5°56'24.41"S 107°6'50"E dengan radius 10 Km menggunakan kapal Polair," ujar dia.

Baca juga: Keluarga Nelayan yang Hilang di Perairan Karawang Berharap Slamet Cepat Ditemukan

Berharap Segera Ditemukan

Kabar hilangnya Slamet (16), nelayan warga Desa Dadap, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu menimbulkan duka mendalam bagi pihak keluarga.

Keluarga berharap, Tim SAR Gabungan bisa secepatnya ditemukan Slamet.

Slamet sendiri menjadi satu-satunya Anak Buah Kapal (ABK) yang menjadi korban dan dinyatakan hilang di Perairan Pakisjaya, Kabupaten Karawang pada Rabu (5/1/2022) kemarin.

Perahu yang ditumpangi Slamet terbalik karena diterjang angin badai, sedangkan rekan sesama nelayan lainnya sebanyak 3 ABK selamat.

Nur Aeni (48) saat menunjukan foto cucunya yang dilaporkan hilang di Perairan Karawang di kediaman korban di Desa Dadap, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Kamis (6/1/2022).
Nur Aeni (48) saat menunjukan foto cucunya yang dilaporkan hilang di Perairan Karawang di kediaman korban di Desa Dadap, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Kamis (6/1/2022). (Tribuncirebon.com/Handhika Rahman)

Nenek dari Slamet, Nur Aeni (48) mengatakan, sempat tidak percaya setelah mendapat kabar hilangnya Slamet.

"Dikabarin sama juragan kapal, katanya Slamet hilang di laut Karawang," ujar dia kepada Tribuncirebon.com di kediaman korban, Kamis (6/1/2022).

Disampaikan Nur Aeni, padahal belum lama ini, ia masih bertemu dengan Slamet.

Slamet baru pulang melaut dari Kalimantan pada pertengahan Desember kemarin.

Hanya saja, baru beberapa hari di rumah, pada akhir tahun sebelum malam pergantian tahun, Slamet memaksa kembali melaut.

"Ikut diajak sama temannya, padahal kalau ada hari besar begitu seperti tahun baru dia gak pernah mau pergi, cuma tidak tahu kenapa waktu kemarin maksa ingin berangkat," ujar dia.

Dalam hal ini, pihak keluarga sangat berharap Slamet segera ditemukan oleh Tim SAR Gabungan.

"Harapannya semoga cepat ketemu, semoga masih ada umur," ujar dia.

Baca juga: Selamet Dinyatakan Belum Selamat pada Kecelakaan Perahu Nelayan Terbalik di Laut Pakisjaya Karawang

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved