Breaking News:

Internasional

China Kunci 1 Juta Lebih Warganya, Berlakukan Lockdown Setelah Covid-19 kembali Menyebar

Hal ini disebabkan munculnya 3 kasus Covid-19 tanpa gejala tercatat dalam masa penerapan sistem (penguncian) lockdown massal terbaru negara itu.

Editor: Mumu Mujahidin
AFP/HECTOR RETAMAL
Kondisi Kota Wuhan 2020 lalu 

TRIBUNCIREBON.COM - China kembali berlakukan lockdown di sebuah kota berpenduduk 1 juta lebih pada Selasa waktu setempat.

Hal ini disebabkan munculnya 3 kasus virus corona (Covid-19) tanpa gejala tercatat dalam masa penerapan sistem (penguncian) lockdown massal terbaru negara itu.

China telah mengejar pendekatan 'nol Covid-19' dengan melakukan pembatasan perbatasan yang ketat dan lockdown yang ditargetkan sejak virus tersebut kali pertama muncul.

Namun strategi itu mendapat tekanan dengan munculnya serangkaian wabah lokal baru-baru ini dan hanya tersisa satu bulan menuju 'Olimpiade Musim Dingin'.

Dikutip dari laman Channel News Asia, Selasa (4/1/2022), Yuzhou, kota berpenduduk sekitar 1,17 juta jiwa yang terletak di provinsi Henan, mengumumkan mulai Senin malam bahwa semua warganya diwajibkan untuk tinggal di rumah demi mengendalikan penyebaran virus.

Pengumuman tersebut dipicu oleh ditemukannya 3 kasus dalam beberapa hari terakhir.

Menurut sebuah pernyataan yang diposting pada Senin kemarin, orang-orang di daerah pusat 'tidak boleh keluar' dari rumah mereka.

Sementara semua komunitas akan mendirikan pusat penjagaan dan gerbang untuk secara ketat menerapkan langkah-langkah pencegahan serta pengendalian epidemi.

Kota itu telah mengumumkan bahwa mereka menghentikan layanan bus dan taksi serta menutup pusat perbelanjaan, museum, dan tempat-tempat wisata.

Baca juga: Omicron Merebak, Liga 1 2021 Putaran Dua Terancam Ditunda, Ini Kata PSSI

Perlu diketahui, China melaporkan 175 kasus baru Covid-19 pada Selasa waktu setempat, termasuk 5 kasus di provinsi Henan dan 8 di kluster terpisah yang terkait dengan pabrik garmen di kota timur Ningbo.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved