SOSOK Kolonel Priyanto yang Disebut Penabrak Sejoli di Nagreg, Dua TNI Diserahkan ke Pomdam III/SLW

Setelah cukup lama menunggu, identias pelaku penabrak sejoli di Nagreg, Bandung Jawa Barat secara perlahan mulai terungkap ke publik.

Editor: dedy herdiana
Istimewa
Penampakan orang yang diduga membuang tubuh Handi Saputra dan Salsabila setelah kecelakaan di Nagreg belum lama ini. 

Korem 133 NWB merupakan satuan Teritorial yang berada di bawah kendali Kodam XIII Merdeka di Manado.

Jabatannya Kasi Intel Korem 133 / Nani Wartabone sejak Juni 2020.

Sebelumnya ia pernah menjabat Dandim 0730 Gunungkidul pada 2015 silam.

Lalu dipromosi menjadi Irutum Inspektorat Kodam IV Diponegoro sejak April 2019 dan mendapat kenaikan pangkat dari Letkol ke Kolonel.

Saat kejadian, Kolonel Priyanto baru saja membeli mobil Isuzu Panther warna hitam.

Mobil inilah yang tabrak pasangan sejoli yang saat itu berboncengan naik sepeda motor menuju jalan nasional Bandung Garut.

Saat kejadian, Kolonel Priyanto bersama dua oknum TNI AD lainnya yakni Kopral Dua DA dan Kopral Dua Ahmad.

Keduanya adalah mantan anak buah Priyanto saat masih bertugas di Semarang, Jawa Tengah.

Kopral Dua DA bertugas di Kodim Gunung Kidul, Kodam Diponegoro.

Kini ia tengah menjalani penyidikan di Polisi Militer Kodam Diponegoro Semarang.

Sedangkan Kopral Dua Ahmad bertugas di Kodim Demak, Kodam Diponegoro.

Saat ini ia tengah menjalani penyidikan di Polisi Militer Kodam Diponegoro Semarang

Keterlibatan Kolonel Priyanto, Kopral Dua DA dan Kopral Dua Ahmad dalam kasus penabrakan dan pembuangan jenazah Handi Saputra dan Salsabila berkat foto warga.

Saat kejadian, seorang sempat memotret pelaku mengangkat korban ke dalam mobil Isuzu Panther hitam

Warga di lokasi dilarang ikut membantu menangani insiden kecelakaan itu.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved