Breaking News:

Anak Ular Kobra Berkeliaran di Permukiman Dihabisi Warga Cikaduwetan, Kontak Damkar untuk Evakuasi

selain berhasil menangkap ular Kobra Jawa (Naja Siputatrix)  yang merupakan jenis ular berbisa tinggi,  petugas juga berhasil mengamankan ular jenis L

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
Humas Damkar Kuningan
Personel Damkar Kuningan dan warga berfoto bersama setelah mengamankan ular kobra dan lanang sapi di Cikaduwetan, Kuningan. 

Laporan Kontributor Kuningan Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Kejadian meresahkan muncul di lingkungan masyarakat Desa Cikaduwetan, Kecamatan Luragung, Kuningan, Jawa Barat. Hal itu setelah diketahui ada warga membasmi habis anakan ular kobra hingga akhirnya meminta bantuan petugas pemadam kebakaran Kuningan.

"Dari laporan tadi, Alhamdulillah petugas kami berhasil menangkap ular di lingkungan masyarakat setempat," kata Kepala UPT Damkar Kuningan, Khadafi, Jum'at (24/12/2021).

Khadafi mengatakan, selain berhasil menangkap ular Kobra Jawa (Naja Siputatrix)  yang merupakan jenis ular berbisa tinggi,  petugas juga berhasil mengamankan ular jenis Lanang Sapi (Coelognathus radiata) atau sejenis ular pemangsa tikus dan tidak memiliki bisa yang tersebar di Asia.

"Keberhasilan dalam merescue ular tersebut berada di di halaman rumah Ibu Tia (21) yang beralamat di Dusun 1 Rt. 01 Rw. 01 Desa Cikaduwetan," katanya.

Baca juga: Bikin Panik, Ular Sanca Sepanjang 3 Meter di Dalam Rumah Ditemukan Seorang Ibu Saat Mau Mencuci

Baca juga: Ular Sebesar Paha Orang Dewasa Teror Warga Kota Sukabumi, Datangi Rumah Malam-malam

Saat melapor ke UPT Pemadam Kebakaran, Komar yang juga aparat Desa Cikaduwetan mengaku telah menemukan 5 ekor anak Ular kobra jawa dan ular lanang sapi.

"Iya, jadi Pak Komar ini melapor minta bantuan ke kami. Karena sebelumnya ada warga telah membasmi ular ular yang ada di sana sebanyak lima ekor baby kobra dan jenis ular lainnya," katanya.

Menurut Khadafi, penangkapan ular itu dilakukan oleh petugas terlatih dan memiliki keterampilan khusus. Sebab evakuasi binatang melata ini sangat berbahaya dengan kemampuan bisa pada ular tersebut sebagai alat pemangsanya. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved