Tangisan Pecah saat Jenazah Korban Kecelakaan Nagreg yang Sempat Hilang Tiba di Kampung Halaman
Kedatangan jenazah korban kecelakaan di Nagreg, Salsabila (14) yang sempat hilang, di Kampung Cilame, disambut dengan isak tangis keluarga.
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin
TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Kedatangan jenazah korban kecelakaan di Nagreg, Salsabila (14) yang sempat hilang, di Kampung Cilame, Desa Ciaro, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, Sabtu (18/12/2021) sekitar pukul 00.00 WIB, disambut dengan isak tangis keluarga.
Ayah dan ibu korban terlihat tak henti meneteskan air mata saat tiba ambulans yang membawa jenazah korban.
Baik ibu dan ayah korban terlihat dipapah oleh dua orang, di kanan dan sebelah kirinya.
Warga dan keluarga yang mengantarkan jenazah ke liang lahat, sambil mengumandangkan shalawat. Korban dikebumikan di pemakaman yang berada di kampung tersebut.
Seperti yang telah diberitakan, korban kecelakaan di Nagreg, Rabu (8/1/2021) Salsabila bersama Handi Saputra (17) sempat hilang dibawa oleh mobil yang menabraknya.
Akhirnya korban Salsabila ditemukan di Cilacap dan Handi ditemukan di Banyumas.
Di sana keduanya telah dimakamkan, namun setelah dipastikan mayat yang ditemukan di Cilacap dan Banyumas adalah korban kecelakaan Nagreg.
Pihak keluarga korban memilih memindahkan makam korban ke tempat pemakaman yang ada di Kampungnya.
Sebelum kedatangan jenazah pihak keluarga korban dan warga sudah menyiapkan liang lahat.
Setibanya ambulans yang membawa jenazah korban tiba, janazah langsung dibawa ke pemakaman untuk dikebumikan, tak dibawa dulu ke rumah duka.
Menurut paman korban, Deden Sutisna (41), hal tersebut dilakukan karena kondisinya tak memungkinkan.
"Jenazah dibawa langsung dikuburkan karena kondisinya kan sudah tak memungkinkan," kata Deden.
Sebab memang jenazah korban sebelumnya sudah dikuburkan, dan saat tiba pun sudah tercium bau yang tak sedap.
Baca juga: Jenazah Handi Korban Tabrak Lari di Nagreg Bakal Dipulangkan ke Garut Malam Ini