Rabu, 27 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Warga Bandung Cemburu dengan Cara Kepergian Wali Kota Oded M Danial, 'Hatur Nuhun Mang Oded'

Mereka menganggap Mang Oded yang meninggal saat akan menjadi khatib salat Jumat adalah sebuah kemuliaan yang tidak terkira.

Tayang:
Editor: Machmud Mubarok
Pemkot Bandung
Wali Kota Bandung Oded M Danial 

Ketua Badan Ta'mir Masjid Raya Mujahidin, Dikdik Dahlan Lukman, yang kebetulan berada di sampingnya langsung merangkul dan mengistirahatkan Oded di sana sambil menunggu ambulans datang. Oded kemudian dilarikan ke RS Muhammadiyah, Bandung, namun tak tertolong.

Direktur Utama RS Muhammadiyah, Kautsar Boesoiri, mengatakan Mang Oded dinyatakan meninggal pukul 11.55. Diagnosa sementara Mang Oded terindikasi terkena serangan jantung.

Ambulans yang membawa Mang Oded tiba di RS Muhammadiyah pukul 11.45. "Saat itu langsung masuk UGD dan dipasangkan oksigen. Saat masuk ke UGD, sambung Kautsar, kondisi tubuh Oded sudah menunjukan sejumlah tanda-tanda telah meninggal dunia.

"Diperiksa nadinya sudah tidak teraba, dan pupil matanya sudah melebar, itu adalah tanda tanda beliau sudah tiada. Kalau mendadak begitu kondisinya, kemungkinan serangan jantung," ucapnya.

Baca juga: Setelah Pingsan di Masjid, Mang Oded Ternyata Telah Tunjukkan Tanda-tanda Meninggal Saat Tiba di RS

Menurutnya, meski telah muncul tanda-tanda tersebut, tim medis RS Muhammadyah tetap berusaha maksimal dengan melakukan resusitasi jantung. Upaya tersebut terus dilakukan, namun dalam kurun waktu 10 menit tetap tidak menunjukan perkembangan.

"Walaupun sudah ada tanda tidak ada, tetap kita lakukan usaha dengan tetap mengharapkan mukjizat Allah. Tapi takdir Allah lain, dinyatakan tidak ada pukul 11.55 WIB," katanya.

Orang Baik

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, yang baru saja menunaikan salat Jumat di Gedung Sate, langsung bertolak ke Pendopo Wali Kota Bandung, begitu mendengar kabar Mang Oded meninggal dunia.

"Kami turut berduka. Atas nama Pemerintah Provinsi Jabar dan masyarakat Kota Bandung khususnya, kita sangat kehilangan atas berpulangnya almarhum," ucap Kang Emil dengan suara bergetar.

Berkali-kali Kang Emil terlihat menundukkan kepala, memegang peci di kepalanya, menyembunyikan raut muka sedihnya dengan telapak tangan dan maskernya. Yang terlihat hanya kedua kelopak matanya yang berkaca-kaca.
"Almarhum meninggal di waktu dan saat yang baik," ucap Kang Emil.

Emil mengatakan, Mang Oded baginya sudah seperti orang tua sendiri. "Saya bersaksi almarhum adalah orang baik, saleh, berakhlak mulia. Mudah-mudahan doa kami menerangi terangnya kubur almarhum, diampuni khilaf dan dosanya, diterima iman Islamnya, keluarganya juga diberi ketabahan," kata Emil.

Hal senada juga diungkapkan Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum. “Beliau adalah orang yang sederhana, ramah dan juga rendah hati. Kepada saya, kerap selalu bilang, 'Pak Uu jangan panggil Pak Oded, tapi Mang Oded aja'. Beliau sangat rendah hati," ujarnya.

Uu mengatakan, meninggalnya Mang Oded adalah impian setiap orang muslim.

“Pertama, beliau meninggal pada hari Jumat, insya Allah husmul khatimah. Kedua, beliau meninggal dalam keadaan masih memiliki wudu karena akan menunaikan salat Jumat. Ketiga, beliau juga berada masjid, di rumah Allah SWT,” tutur Uu. "Insya Allah syahid."

Kemarin, kesedihan mendalam juga diunbgkapkan Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, yang kemarin siang tengah berada di Bali, berbagi tugas dengan Mang Oded menjalankan tugas kedinasan menerima penghargaan untuk Kota Bandung. Yana mengatakan, Mang Oded adalah sahabat dan rekan seperjuangannya yang sama-sama mendapat amanah dalam membangun Kota Bandung.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved