Breaking News:

Libur Nataru di Ketinggian Gunung Ciremai, Para Calon Pendaki Wajib Mengikuti Aturan Ini

BTNGC) mewajibkan kepada para calon pendaki Gunung Ciremai itu mengikuti berbagai aturan sebagai persyaratan dalam melakukan pendakian Gunun

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Jalur pendakian Gunung Ciremai melalui Apuy di Desa Argamukti, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka, Sabtu (15/5/2021). 

Laporan Kontributor Kuningan Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Memasuki penghujung akhir tahun sekarang, Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC) mewajibkan kepada para calon pendaki Gunung Ciremai itu mengikuti berbagai aturan sebagai persyaratan dalam melakukan pendakian Gunung tersebut.

"Syarat utama bagi calon pendaki Gunung Ciremai itu wajib dilakukan secara berkelompok atau minimal 4 orang. Jadi, jika jumlah pendaki Gunung Ciremai kurang dari syarat itu tidak boleh melanjutkan untuk kegiatan daki gunung," kata Kepala BTNGC Kuningan, Teguh Setiawan saat di konfirmasi  via ponselnya, Rabu (8/12/2021).

Selain syarat berkelompok, Teguh mengemukakan ada beberapa persyaratan yang mesti dipatuhi oleh para calon pendaki. Seperti pada umumnya, surat kesehatan, mengikat protokol kesehatan dan kesiapan logistik sebagai bekal saat sedang melakukan kegiatan pendakian Gunung Ciremai.

Baca juga: Petugas BTNGC Siapkan Pasangan Slamet Ramadhan, Macan Tutul Penghuni Gunung Ciremai, untuk Kawin

Baca juga: 7 Satwa Dilindungi Dilepasliarkan di Kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai Majalengka

"Ya, untuk persyaratan - persyaratan selain harus berkelompok. Kita haruskan mereka menyertai surat sehat dan melalui petugas kami, akan melakukan pengecekan terhadap perbekalan mereka selama kegiatan nanti di Gunung Ciremai," katanya.

Untuk diketahui, kata dia mengaku bahwa jalur pendakian Gunung Ciremai itu terbagi di beberapa daerah.

Seperti di Kuningan itu ada tiga jalur pendakian yang biasa dilakukan para calon pendaki, seperti Jalur Cibunar di Linggajati dan Jalur Pendakian yang berada di Linggasana.

"Selain dua jalur tadi, di Kuningan ada jalur pendakian di daerah Palutungan dan jalur pendakian Gunung Ciremai ada di daerah Apuy yang masuk Kabupaten Majalengka," katanya.

Sebagai bentuk pengawasan lebih ketat di akhir tahun sekarang, Teguh menyebut untuk masing - masing pos atau jalur pendakian Gunung Ciremai itu ada personil tambahan dari biasa 2-3 orang petugas, kini menjadi sebanyak 5 -10 petugas dari BTNGC.

"Untuk akhir tahun dan sekaligus mencegah potensi kurang baik terjadi, kita lakukan penambahan petugas pengawasan di sejumlah jalur pendakian. Biasa 2 sampai 3 orang petugas. Kita akan tambah 5 sampai 10 orang petugas," katanya. (*) 

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved