Gunung Semeru Meletus
Kepala BNPB Letjen Suharyanto Naik Motor Trail Tembus Material Letusan Gunung Semeru
Kepala BNPB mengendarai sepeda motor jenis trail menuju ke lokasi, mengingat medan tidak dapat dijangkau menggunakan kendaraan roda empat.
Penulis: Machmud Mubarok | Editor: Machmud Mubarok
Korban Meninggal Terus Bertambah
Korban meninggal dunia akibat luncuran awan panas letusan Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang hingga Senin (6/12/2021) sore bertambah menjadi 21 orang.
Informasi itu disampaikan Danrem 063/Baladhika Jaya, Kolonel Irwan Subekti, saat diwawancara Kompas TV, Senin sore.
Menurut Kolonel Irwan Subekti, para korban tambahan baru sebanyak 6 orang, 3 orang di antaranya adalah satu keluarga yang tertimbun material letusan. Dikatakannya, korban yang baru ditemukan itu sedang dalam proses identifikasi di rumah sakit.
"Saat ini kondisi tidak cukup baik, karena hujan abu tipis turun dan ada guguran awan panas susulan," ujar Kolonel Irwan Subekti saat diwawancara penyiar Kompas TV, Friska.
Baca juga: INFO Terbaru Gunung Semeru Meletus, 15 Orang Meninggal, 27 Orang Diyatakan Hilang
Sementara itu terdapat sebanyak 27 orang yang dinyatakan hilang.
Data itu diberikan Pos Komando (Posko) Tanggap Darurat Bencana Awan Panas dan Guguran Gunung Semeru pada Senin (6/12/2021) pukul 11.10 WIB

Baca juga: Jenderal Andika Perkasa Turunkan Pasukan Demi Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru
Baca juga: Banyak Korban Erupsi Gunung Semeru Alami Luka Bakar, Bisakah Bersihkan Luka dengan Air?
Abdul menambahkan, hingga hari ini posko akan terus melakukan pencarian dan pertolongan kepada warga yang menjadi korban erupsi.
"Pengecekan dan validasi data terus dilakukan untuk memastikan status korban tersebut. Hingga hari ketiga, posko tetap melakukan operasi pencarian dan pertolongan."
"Terhadap kemungkinan warga yang menjadi korban awan panas guguran Gunung Semeru yang terletak di Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur," kata Abdul dilansir laman resmi bnpb.go.id.
Dari 15 orang korban yang meninggal dunia, 8 di antaranya telah teridentifikasi di Kecamatan Pronojiwo.
Sementara 7 korban lainnya teridentifikasi di Kecamatan Candipuro.
Baca juga: Diduga Ada Warga yang Tertimbun Abu Vulkanik Gunung Semeru karena Tak Sempat Selamatkan Diri
Selain korban meninggal dan hilang, terdapat 5.205 warga yang terdampak erupsi Gunung Semeru ini.
Dari jumlah tersebut, 1.707 di antaranya telah mengungsi di 19 titik pos pengungsian.
Tak hanya menyebabkan korban jiwa, awan panas guguran juga merusak sektor pemukiman dan infrastrukur di beberapa kecamatan di Kabupaten Lumajang.
Data sementara menyebutkan rumah terdampak berjumlah 2.970 unit dan fasilitas pendidikan terdampak langsung ada 38 unit.