Selasa, 21 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Pemkab Majalengka Bersiap Kendalikan Mobilitas Masyarakat Jelang Libur Natal dan Tahun Baru

Oleh karena itu, dalam beberapa hari ke depan, Pemkab Majalengka telah mengatur strategi menghadapi mobilitas saat libur Nataru (natal dan tahun baru)

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mumu Mujahidin
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Bupati Majalengka, Karna Sobahi 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Pemerintah Kabupaten Majalengka telah bersiap mengendalikan mobilitas masyarakat jelang libur natal dan tahun baru (nataru).

Sebab, berkaca tahun lalu, setiap ada mobilitas yang tinggi, tidak dapat dipungkiri jika kasus Covid-19 melonjak pesat.

Oleh karena itu, dalam beberapa hari ke depan, Pemkab Majalengka telah mengatur strategi menghadapi mobilitas saat libur Nataru (natal dan tahun baru).

Bupati Majalengka, Karna Sobahi mengatakan, Pemkab Majalengka akan melakukan pengetatan mobilitas dan protokol kesehatan di masa libur Nataru sesuai Inmendagri.

Kolam renang Zamzam Pool di Kuningan Mulai didatangi pengunjung saat libur Natal
Kolam renang Zamzam Pool di Kuningan Mulai didatangi pengunjung saat libur Natal (TribunCirebon.com/Ahmad Ripai)

"Pemerintah akan menerapkan PPKM Level 3 di seluruh Indonesia selama libur Nataru, termasuk di Kabupaten Majalengka," ujar Karna Sobahi," Sabtu (27/11/2021).

Bupati menjelaskan, terkait tahun baru, khususnya 31 Desember 2021 dan 1 Januari 2022, dirinya memerintahkan instansi terkait pengamanan untuk melaksanakan penjagaan agar tidak terjadi kerumunan.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak berpergian terlebih dahulu.

Serta, bagi perantau yang berada diluar Kabupaten Majalengka untuk tidak melakukan mudik mengingat adanya varian baru serta melihat kondisi masih adanya yang terpapar Covid-19.

"Kami juga mengingatkan bahwa cuti tahunan tidak diperkenankan bagi ASN, PNS, TNI, POLRI, BUMN, swasta dan lainnya. Hal ini demi untuk kepentingan bersama," ucapnya.

Baca juga: Antisipasi Ancaman Gelombang Ketiga Covid-19, Masyarakat Majalengka Diminta Nahan Diri Berlibur

Khusus untuk tim Satgas, Karna berharap untuk kembali memperkuat Tracking, Tracing, Threatment (3T).

Mengingat Kabupaten Majalengka masih terjadi kendala dalam tracing, karena belum adanya kesadaran masyarakat akan pentingnya tracing untuk mengetahui penyebaran Covid-19.

Bupati mengatakan, telah berkoordinasi dengan lembaga terkait untuk menyiapkan kebijakan dan langkah antisipasi menghadapi libur Nataru, khususnya pada rentang tanggal yang dianggap krusial.

"Kemarin kita telah menggelar rapat koordinasi dalam mengahadapi Nataru dan sekaligus dalam percepatan vaksinasi di Kabupaten Majalengka," jelas dia.

Dalam rapat koordinasi tersebut, ia menjelaskan bahwa pembatasan mobilitas dan pengawasan protokol kesehatan harus dilakukan pada masa libur Nataru.

"Kami menilai upaya Satgas Covid-19 Kabupaten Majalengka dalam mengendalikan kasus corona sampai saat ini, juga sudah berjalan baik, sehingga jangan sampai terjadi kenaikan kasus usai libur Nataru tersebut," katanya.

Baca juga: Wisatawan dari Luar Majalengka akan Dilarang Datang Saat Libur Tahun Baru Nanti

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved