Breaking News:

Kereta Api Berbagai Tujuan di Daop II Bandung Tertahan Akibat Lintasan Kereta Api Terendam Banjir

Humas PT KAI Daop II Bandung, Kuswardoyo mengatakan, lintasan kereta api yang terendam banjir terjadi antara Cimekar-Haurpungkur. 

Editor: Mumu Mujahidin
Istimewa
Ilustrasi: Kondisi ruas rel yang terendam banjir akibat cuaca ekstrem yang mengakibatkan perjalanan kereta api jarak jauh dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen Jakarta, dibatalkan pada Senin (22/2/2021).(Dokumentasi PT KAI Daop 1 Jakarta via kompas.com) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman. 

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Hujan deras yang mengguyur Bandung Raya membuat sungai Cikeruh meluap.

Akibatnya, sejumlah Kereta Api tertahan lantaran lintasannya terendam luapan air. 

Humas PT KAI Daop II Bandung, Kuswardoyo mengatakan, lintasan kereta api yang terendam banjir terjadi antara Cimekar-Haurpungkur. 

"Air luapan sungainya naik sampai ke jalan kereta api, juga membawa banyak sekali sampah dan ranting kayu, jadi otomatis karena ketinggian air ada 10 cm di atas rel, kereta api tidak bisa berjalan," ujar Kuswardoyo, saat dihubungi, Sabtu (27/11/2021). 

Kondisi ruas rel yang terendam banjir akibat cuaca ekstrem yang mengakibatkan perjalanan kereta api jarak jauh dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen Jakarta, dibatalkan pada Senin (22/2/2021).(Dokumentasi PT KAI Daop 1 Jakarta via kompas.com)
Kondisi ruas rel yang terendam banjir akibat cuaca ekstrem yang mengakibatkan perjalanan kereta api jarak jauh dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen Jakarta, dibatalkan pada Senin (22/2/2021).(Dokumentasi PT KAI Daop 1 Jakarta via kompas.com) (Istimewa)

Sejak sore tadi, kata dia, sejumlah kereta api yang akan melintas Cimekar-Haurpungkur pun dihentikan sementara hingga air surut. 

"Sementara kami hentikan, kami tutup. Kereta menunggu supaya posisi air turun dulu. Kita sudah melakukan pembersihan sampah-sampahnya, tapi tetap air luapannya masih tinggi jadi belum bisa mengizinkan kereta lewat," katanya. 

Beberapa kereta yang tertahan itu yakni Kereta lokal KRD Bandung Raya, Argo Wilis dan Kutojaya tujuan akhir Bandung serta Malabar tujuan akhir Malang. 

"Ya, sampai sekarang beberapa kereta masih menunggu, karena posisi air juga masih 10cm di atas rel kereta api. Ini ada yang ditahan di Gedebage dan Cicalengka. Otomatis ada keterlambatan untuk kedatangan dan keberangkatan kereta," ucapnya.

Baca juga: Dahsyatnya Terjangan Banjir Bandang Sungai Citameng di Sukawening Garut, Ini Foto-fotonya

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved