Breaking News:

UMK Kota Bandung 2022 Naik, Mang Oded Bocorkan Besarannya, Tinggal Tunggu Diteken Ridwan Kamil

Keputusan itu sudah diajukan ke pemerintah Provinsi Jawa Barat dan menunggu keputusan provinsi.

TRIBUNNEWS.COM
Ilustrasi uang pecahan Rp 50.000 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNCIREBON.COM - Upah Minimum Kota (UMK) Bandung berada di angka 3 koma sekian persen.

Keputusan itu sudah diajukan ke pemerintah Provinsi Jawa Barat dan menunggu keputusan provinsi. Hal itu diungkapkan Wali Kota Bandung, Oded M Danial di Pendopo, Jumat (26/11/2021).

"Alhamdulillah sudah selesai (UMK). Sekarang tunggu putusan provinsi. Angka 3 koma sekian persen itu kan sudah dibahas di dewan pengupahan yang unsurnya ada dari Pemkot Bandung, Apindo, dan serikat buruh lewat rapat," katanya.

Oded juga menyebut dua kutub baik buruh maupun pengusaha masing-masing mengeluhkan kondisi ini setiap tahunnya, seperti buruh menginginkan adanya UMK yang besar, sedangkan pengusaha tak mau terlalu besar.

"Ada saja keluhan dari pengusaha dan buruh. Mereka curhat ke saya sering. Masalah upah ini kan sudah diatur dalam undang-undang dan dibahas di dewan pengupahan.

"Alhamdulillah Kota Bandung kondusif apalagi dalam menyampaikan aspirasinya tak melakukan hal-hal yang anarkis. Jadi, saya mengapresiasinya," katanya.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil telah mengeluarkan surat nomor 561/Kep.774-Yanbangsos/2020 tentang upah minimum kabupaten/kota di daerah provinsi Jabar tahun 2021.

Kota Bandung, UMK pada 2022 sebesar Rp 3.742.276,48. Jumlah itu naik sebesar Rp 118.498,48 dari UMK 2021 yang sebesar Rp 3.623.778. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved