Breaking News:

Tuntut Kenaikan UMK Subang 2022, Ribuan Buruh Padati Alun-alun Subang

Ribuan buruh yang Aliansi Buruh Subang (ABS) kembali turun ke jalan untuk menuntut kenaikan upah minimum kota/

Editor: Machmud Mubarok
TribunJabar.id/Dwiky Maulana Vellayati
Ribuan Aliansi Buruh Subang (ABS) mulai memadati Kantor Bupati Subang, Kamis (25/11/2021) siang. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Subang, Dwiky Maulana Vellayati.

TRIBUNCIREBON.COM, SUBANG - Ribuan buruh yang Aliansi Buruh Subang (ABS) kembali turun ke jalan untuk menuntut kenaikan upah minimum kota/kabupaten (UMK) Subang tahun 2022 mendatang.

Pantauan TribunJabar.id di lapangan, ribuan buruh tersebut sudah memadati dari depan Kantor Bupati Subang, Kamis (25/11/2021).

Sebelumnya, buruh yang berada di Subang menuntut kenaikan upah sebesar 15 persen di tahun 2022 mendatang,. Namun, informasi yang didapatkan dalam rapat Dewan Pengupahan Kabupaten Subang, yang tidak ada kenaikan dari upah buruh di Kabupaten Subang.

Baca juga: Nasrudin Azis Yakin Kenaikan UMK Kota Cirebon 2022 Ditetapkan Melalui Proses yang Sah

Baca juga: UMK Kota Cirebon 2022 Naik Rp 33 Ribu, Disnaker Klaim Itu Kenaikan Tertinggi di Jawa Barat

Karena itu  para buruh akan terus berjuang untuk terus menuntut kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Subang agar UMK tahun 2022 nanti tetap naik.

Dalam aksi unjuk rasa buruh kali ini, ratusan pihak kepolisian serta TNI sudah bersiap mengamankan aksi dari buruh yang akan berunjuk rasa di Kantor Bupati Subang tersebut.

Bukan hanya ke Kantor Bupati Subang saja, ribuan buruh pun sejak tadi pagi sudah melakukan aksi di wilayah Gerbang Tol Cilameri, serta Kecamatan Pamanukan, dan langsung menuju PT Taekwang. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved