Sabtu, 25 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Kabar Selebritis

Nirina Zubir Sudah Diberi Peringatan Agar Berhati-hati Terhadap Riri: Banyak yang Kirim Surat Kaleng

Aktris yang juga presenter Nirina Zubir, mengaku tak pernah menyangka bahwa R, asisten rumah tangga yang sangat mereka percaya. . .

Editor: Fauzie Pradita Abbas
Instagram
Riri Khasmita mantan ART Nirina 

TRIBUNCIREBON.COM, JAKARTA - Aktris yang juga presenter Nirina Zubir, mengaku tak pernah menyangka bahwa R, asisten rumah tangga yang sangat mereka percaya ternyata telah membaliknamakan dan menjual sejumlah aset milik orang tuanya secara tidak sah.

Kasus ini bahkan mungkin tak akan terbongkar seandainya tak banyak surat kaleng yang datang pada Nirina, yang terus mengingatkan agar mereka berhati-hati terhadap R.

Dalam wawancara khusus dengan Direktur Pemberitaan Tribunnetwork Febby Mahendra Putra dan News Manager Tribunnetwork Rachmat Hidayat, Rabu (24/11/2021), Nirina mengungkap semuanya. Berikut petikannya.

Bagaimana ceritanya Uni Nirina tahu sertifikat sudah berpindah tangan ke pihak ketiga?

Kami sebenarnya sudah mengetahui soal sertifikat tanah ini dari dua tahun yang lalu. Tapi memang pada dasarnya kami melalui proses kekeluargaan.

Sebelum ibu saya meninggal, beliau pernah mengatakan ada sertifikat tanah yang hilang tapi sedang diurus. Ibu saya tipe yang mandiri dan tidak mau merepotkan anak-anak.

Ketika ibu meninggal, saya tanyakan ke asisten rumah tangganya, apakah ada perihal yang belum diselesaikan ibu, misalnya utang.

Kebetulan, kami, kakak beradik yang tinggal tidak berdekatan kakak saya ada yang di Bali. Kakak saya juga ada yang tinggal di Malang.

Tetapi sampai suatu waktu kakak saya menyadari, mamah pernah bilang sedang urus surat tanah tapi kok tidak ada kabarnya.

Nirina Zubir ditemui usai mengecek laporannya di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (17/11/2021).
Nirina Zubir ditemui usai mengecek laporannya di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (17/11/2021). (tribunnews.com/bayu indra permana)

Kami menanyakan ke asisten rumah tangga mamah, R. Dia bilang semua sedang diurus dan mau selesai. Sampai akhirnya kita cari tahu dan mengkroscek ke BPN.

Kita sudah lama tinggal di rumah mamah. Banyak sekali surat kaleng yang disampaikan kalau harus berhati-hati dengan R.

Omongan itu bagi kami berlalu saja, kita tidak menaruh pikiran buruk. Sampai akhirnya ada surat kaleng yang minta kami untuk mengecek sertifikat tanah.

R disebut sudah menjual tanah dengan namanya. Surat kaleng itu semakin banyak. Saat dicek ke BPN ternyata benar, kami mendapatkan jawaban surat tanah sudah berubah nama.

Bagaimana reaksi R saat itu?

R berdalih dirinya dijebak. Dia bilang KTP-nya pernah dipinjam untuk dibawa ke notaris. Kita berpikir kalau mamah mau balik nama, kenapa harus pakai nama R dan tidak menyertakan ahli waris atau suaminya. None of us yang pernah menandatangani surat apapun.

Pada akhirnya kami tetap ingin menyelesaikan secara kekeluargaan. Tetapi notaris menyatakan tidak mengetahui apa-apa.

Sampai dibuat lagi satu figur fiktif. Saat diperlihatkan surat kuasa juga kita semua kakak beradik mengetahui tanda tangan mamah tidak benar adanya.

Baca juga: Gaya Mewah Riri Khasmita ART Nirina Zubir, Tenteng Tas Gucci, Kini Kena Kasus Penggelapan Aset

Sampai akhirnya kami konsultasi dengan pengacara, dan biarlah ini melewati proses hukum.

Jarak antara kasus ini terungkap dengan lapor Polda Metro Jaya berapa lama?

Waktu kami menangani sendiri hampir 1 tahun setengah sampai akhirnya ajukan laporan kurang lebih enam bulan. Itu ada karena ada PPKM darurat. Seharusnya bisa lebih cepat dari lima bulan.

Riri Kashmita menenteng tas Gucci dan hidup mewah kini ditahan karena dugaan menggelapkan aset Nirina Zubir
Riri Kashmita menenteng tas Gucci dan hidup mewah kini ditahan karena dugaan menggelapkan aset Nirina Zubir (Instagram)

Apakah secara fisik aset itu masih dalam penguasaan keluarga atau ada yang sudah dikuasai pihak ketiga?
Di antara enam yang kami lapoRan itu ada dua yang sudah dijual.

Empat lainnya itu diagunkan ke bank. Jadi sudah dibangun dari tadinya hanya aset tanah.

Memang Uni Nirina tidak pernah cek tanah tersebut kok sudah ada bangunan?

Kembali lagi, ibu saya itu kan jiwa entrepreneurship-nya tinggi. Jadi misalnya bangun kos-kosan dan kontrakan. Kami tidak ada pikiran rumah yang dibangun itu sudah dibeli tanahnya.

Apakah pernah menemui bank yang memberikan agunan?

Segala sesuatunya kami ingin berjalan baik-baik kita ingin duduk dulu untuk mencari solusi yang terbaik.

Terkait penanganan perkara yang dilakukan di Polda Metro Jaya?

Saya mau mengucapkan terimakasih karena Polda Metro Jaya menindak perkara ini dengan sigap dan cepat.

Baca juga: FAKTA BARU Kasus Mafia Tanah yang Rugikan Nirina Zubir, Satu Tersangka Ini Serahkan Diri ke Polisi

Karena memang waktu saya melakukan press conference ada tiga yang ditahan, yakni R dan suaminya, serta ada juga notaris PPAT, F, dan baru kemarin juga yang menyerahkan diri.

Beritanya, kemarin ada yang ditangkap secara paksa karena tidak menghadiri panggilan. Istilahnya, masalah (mafia tanah) ini banyak sekali yang menghadapi. Apalagi direct message saya banyak yang menceritakan tentang kasusnya mereka.

Menanyakan harus bagaimana dan ke mana [untuk mengurusnya].

Saya ini bukan tipe orang yang punya masalah dan ditebarkan ke orang-orang. Tapi untuk kali ini, saya merasa perlu untuk menyuarakan suara masyarakat. Terbukti banyak sekali yang DM.

Artinya laporan Uni Nirina membuka kotak pandora bahwa hal-hal yang selama ini tidak terungkap ke permukaan?

Bersyukur kalau saya bisa membuka jalan untuk orang-orang yang juga menghadapi hal-hal yang sama. Menjadi perhatian khusus sekarang ini.

Apalagi sekarang ada satgas mafia tanah juga yang dibentuk. Buat saya untuk memberikan tindakan keras atau memberikan pembelajaran yaudah saya gaspol terus.

Banyak juga yang curhat ke saya masalah penggelapan sertifikat tanah ternyata pelakunya adalah kakak ipar atau mungkin sepupu.

Mudah-mudahan masyarakat bisa mendapat pencerahan apa yang perlu dilakukan. Kalau memang waktu saya memberikan edukasi itu akan saya lakukan.

(tribun network/reynas abdila)

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved