Breaking News:

Modal Nekat Ikuti Balap Motor di Babak Kualifikasi Porda 2022, Dua Atlet Kuningan Berhasil Lolos

Dua atlet balap motor Kuningan berhasil lolos di balapan motor Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi Jabar 2022.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: dedy herdiana
Ist/Humas IMI Kuningan
Dua atlet balap motor Kuningan saat usai balapan motor Babak Kualifikasi Porprov 2022 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM,MUNINGAN - Dua atlet balap motor Kuningan masing - masing Andrean Hermawan (18) dan Revaldi Dwi Yana (18) berhasil lolos di balapan motor Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi Jabar 2022.

"Alhamdulillah meski modal nekat selama lima hari kemarin, hingga pelaksanaan balap motor pada tanggal 20-21 November 2021. 

Dua atlet kami berhasil lolos dalam balapan motor yang dilangsungkan di sirkuit Bukit Peusar Tasikmalaya," ungkap Ketua  Ikatan Motor Indonesia Korwil Kuningan, Ade Ledi Ashari saat ditemui Kantor KONI Kuningan, Senin (22/11/2021).

Baca juga: TENGAH Berlangsung Balapan Pertama WSBK di Sirkuit Mandalika, Berikut Ini Link Live Streaming

Bob sapaan akrab Ade Ledi Ashari mengatakan, keberhasilan dua atlet balap motor dalam mengikuti Babak Kualifikasi (BK). Hingga sekarang tidak pernah di pandang oleh pemerintah. "Ya untuk perhatian dari pemerintah memang nihil. Padahal olahraga balap motor ini membawa nama baik daerah," katanya.

Teknis penilaian hingga kedua atlet balap motor masuk, kata Bob mengaku bahwa balap motor itu masuk pada kelas standar (Appar 18) dan balap motor itu di ikuti oleh pembalap motor dari sebanyak  27  Kota / Kuningan.

"Jadi pembalap kami, Andrean Hermawan iti ikut dikelas 4t 150cc standar perorangan (UPPER 18) dan dia berhasil meraih diposisi 9 dari 18 Kabupaten dan 9 Kota  se- JawaBarat. Kemudian dari hasil balapan tadi hanya diambil 15 pembalap dari perwakilan kota / kabupaten.

Sedangkan di kelas lainya yaitu kelas Bebek 4t 150cc STD Berregu (UPPER18), keduanya berkolaborasi dengan baik, yakni Andrean dan Revaldi mampu meraih point dan meraih peringkat 11 dari 13 kota yg di ambil untuk final Porprov  2022 mendatang," katanya.

Bob menambahkan, dalam keberhasilan kedua pembalap itu memang tidak lepas dari pembinaan dan latihan. "Ya untuk materi daripada sosok pembalap. Pembinaan mental dan latihan itu sering kami berikan," katanya.

Kemudian mengenai lokasi latihan yang biasa digunakan, kata Bob mengklaim bahwa Kuningan semua tahu tidak memiliki sirkuit. Namun hal itu tidak menyurutkan semangat tim balap Kuningan untuk berlatih di sirkuit yang berada di luar daerah.

"Ya Kuningan, emang gak punya lahan untuk latihan. Tapi kami sering ikut latihan balap keluar daerah dan tidak gratis begitu saja. Seperti kita menyiapkan biaya operasional hingga iuran untuk berlatih di sirkuit daerah luar," katanya.

Dengan minimnya perhatian dari pemerintah maupun KONI sebagai wadah Pengurus Cabang Olahraga IMI Kuningan. Bob berharap segera mendapat perhatian dan ini juga tertuang dalam UU No.3 Tahun 2005. "Ya dengan peraihan pembalap kami. Artinya, ini harus mendapat perhatian dari pemerintah sebagai penyelenggara kegiatan masyarakat," katanya. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved