Breaking News:

Persibmania

INI Penyebab Kekalahan Menyakitkan Persib Bandung oleh Persija, Berikut Kata Sang Mantan Striker

Kekalahan dari Persija Jakarta ini cukup menyakitkan, karena membuat Persib Bandung gagal mengkudeta Bhayangkara FC dan menguasai puncak klasemen.

Editor: dedy herdiana
YouTube
Ilustrasi Persib Bandung vs Persija Jakarta 

Laporan wartawan TribunJabar.id, Cipta Permana

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Duel seru Persib Bandung'> Persib Bandung vs Persija Jakarta benar-benar berlangsung seru, tadi malam, Sabtu (20/11/2021).

Di laga pekan ke-12 lanjutan BRI Liga 1 yang berlangsung di Stadion Manahan Solo itu Maung Bandung harus menerima kalah dengan skor 0-1 dari Persija Jakarta

Kekalahan dari Persija Jakarta ini cukup menyakitkan, karena membuat tim Maung Bandung gagal mengkudeta Bhayangkara FC dan menguasai puncak klasemen.

Selain itu menodai rekor Persib Bandung'> Persib Bandung sebagai satu-satunya tim yang tidak terkalahkan hingga pekan ke-11.

Pengamat sepakbola bola yang juga mantan striker Persib Bandung era tahun 1998-2003, Sujana menilai kemenangan Macan Kemayoran atas Persib Bandung, membuktikan kesiapan mental pertandingan yang lebih baik ditunjukkan oleh para pemain Persija Jakarta.

Sujana, mantan pemain Persib Bandung
Sujana, mantan pemain Persib Bandung (Persib.co.id)

Menurutnya, meski di awal pertandingan babak pertama, para pemain Persib Bandung'> Persib Bandung tampil langsung menyerang pertahanan lawan untuk meraih gol pembuka dari gawang Andritany, namun peluang yang diciptakan Marc Klok melalui tendangan bebas gagal berbuah gol, karena tidak adanya pemain Persib lainnya yang menerima rebound. 

"Begitu tendangan Marc Klok bisa ditahan pemain belakang Persija, kelihatan sekali bahwa jarak antar pemain Persib cukup jauh, akibatnya tidak ada pemain yang siap dan langsung merespon bola liar yang di hasilkan dari peluang tendangan bebas Marc Klok," ujarnya saat dihubungi melalui telepon, Sabtu (20/11/2021).

Baca juga: Striker Persija Jakarta Marko Simic Bobol Gawang Persib Bandung, Teja Paku Alam Tak Mampu Membendung

Baca juga: GOOOOOL, Gawang Teja Paku Alam Persib Bandung Kebobolan, Marco Simic Pelakunya, Laga Makin Panas

Menurutnya, kondisi jarak antar pemain yang berjauhan selalu terjadi di Persib Bandung'> Persib Bandung setiap laga. Apalagi dengan memainkan formasi 4-4-2, posisi Wander Luiz dan Geoffrey Castillion di lini depan yang terlalu sejajar, menyebabkan umpan-umpan yang diberikan dari lini tengah, tidak dapat dimanfaatkan menjadi peluang, karena tidak adanya pemain yang mendukung.

"Harusnya posisi Luiz dan Castillion itu tidak sejajar, satu lebih kedepan dan atau lebih kebelakang, sehingga begitu bola gagal dimanfaatkan oleh penyerang pertama, dapat dimanfaatkan oleh penyerang kedua untuk membuat peluang yang lebih berbahaya," ucapnya.

Sujana mengatakan, dalam pertandingan tadi, terlihat bahwa beberapa pemain yang diturunkan bukan merupakan pemain yang memiliki posisi asli, terutama di lini belakang. 

Hal ini menunjukkan bahwa Robert Rene Albert belum dapat mengantisipasi hilangnya beberapa pemain kunci, dengan menyiapkan pemain pelapis yang benar-benar mampu untuk dipercaya menempati lubang yang ditinggalkan pemain inti.

"Kelihatan sekali bahwa Pelatih Persib Bandung'> Persib Bandung belum mampu menyiapkan pemain pelapis yang mampu menambal lubang dari pemain inti yang harus absen. Seperti halnya memainkan Supardi sebagai duet dari Nick (Kuipers) di jantung pertahanan, saya sempat khawatir, karena beberapa Supardi kalah duel, terutama bola-bola atas dengan Marco Simic yang memiliki postur badan lebih tinggi dari Supardi," ujarnya.

Menurutnya, dalam pertandingan tersebut pun tampak para pemain Persib mengalami penurunan performa, sehingga tempo permainan tidak sebaik biasanya. Bahkan, para pemain pun tampak minim kreasi dalam menciptakan peluang di depan gawang lawan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved