Breaking News:

Polres Cirebon Kota Bongkar Sindikat Peredaran Narkoba via IG Yang Tau Aja, Sita 117,51 Gram Sabu

Petugas Polres Cirebon Kota berhasil membongkar sindikat peredaran narkoba via media sosial.

Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Kapolres Cirebon Kota, AKBP M Fahri Siregar (kanan) saat menginterogasi pengedar sabu-sabu dalam konferensi pers di Mapolres Cirebon Kota, Jalan Veteran, Kota Cirebon, Rabu (17/11/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Petugas Polres Cirebon Kota berhasil membongkar sindikat peredaran narkoba via media sosial.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP M Fahri Siregar, mengatakan, tersangka berinisial MA (27) dan diciduk pada Rabu (10/11/2021) kira-kira pukul 19.30 WIB.

Bahkan, pihaknya juga menyita barang bukti cukup banyak dari tangan tersangka, yakni sabu-sabu seberat 117,51 gram.

Baca juga: Wanita Ini Sudah Menikah 12 Kali, Semua Suaminya Alami Musibah yang Sama Setelah Malam Pertama

Baca juga: Playboy Kampung Hamili 3 Gadis Desa Sekaligus dalam Waktu Berdekatan, Ketiganya Telah Melahirkan

"Dari hasil pemeriksaan sementara diduga sabu-sabu ini akan diedarkan di Kota Cirebon," ujar M Fahri Siregar saat konferensi pers di Mapolres Cirebon Kota, Jalan Veteran, Kota Cirebon, Rabu (17/11/2021).

Ia mengatakan, MA dibekuk di wilayah Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, kemudian digelandang ke Mapolres Cirebon Kota untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut

Selain itu, tersangka juga mengakui bahwa ratusan gram sabu-sabu tersebut dipesan via akun media sosial Instagram, Yang Tau Aja.

Baca juga: Tokoh Masyarakat Minta Banpol yang Diduga Terobos TKP Kasus Subang Diperiksa, Ini Alasannya

Saat diciduk, MA hendak menunggu konsumen saat bertransaksi narkoba di dekat tempat sampah yang berada di wilayah Kecamatan Kesambi.

"Jadi, sistem peredarannya dipesan online, kemudian uangnya ditransfer, dan barangnya disimpan di titik tertentu yang telah disepakati," kata M Fahri Siregar.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, MA dijetat Pasal 112 dan Pasal 114 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Selain itu, tersangka juga terancam hukuman minimal enam tahun penjara dan denda paling sedikit Rp 1 miliar atau subsider tiga bulan.

"Saat ini, kami masih mendalami kasusnya untuk mengusut tuntas sindikat peredara gelap narkoba di Kota Cirebon," ujar M Fahri Siregar.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved