Pengakuan Seorang PSK Janda Muda yang Ingin Kembai Hidup Normal Tapi Terhambat Karena Ini

Sebuah pengakuan yang membuat getir terdengar dari Pangandaran. Ia seorang Pekerja Seks Komersial (PSK) mengaku terpaksa melakukan kerja haramnya.

Editor: dedy herdiana
Istimewa
Ilustrasi tangan wanita di tempat tidur. (foto tidak ada kaitan dengan berita). 

"Dulu, saya cerai karena mantan suami selingkuh, makanya saya balik ke kampung (Ciamis) lagi," ucap Mawar.

Karena tidak ingin menambah beban orang tuanya, kemudian Ia melampiaskannya terhadap tindakan negatif untuk dirinya sendiri.

"Ya seperti bikin gambar di badan (tato), dan minum - minum (Miras). Malah dulu, saya sempat bekerja di club' di Surabaya. Kalau disini (tempat kerjanya), mendingan sudah jarang minum," ujarnya.

Semenjak kerja, ungkap Mawar, setiap tiga atau empat hari, Ia pulang menengok anak yang bersama ibunya.

"Ya, kalau gak dapet uang lebih baik gak pulang. Misalnya disini (tempat kerjanya), kalau gak dapet (uang), ya gak pulang," kata Ia.

Sebenarnya, Mawar sudah tidak menginginkan lagi hidup di dunia malam dan menjadi PSK.

"Ya sebenarnya sudah capek, Saya ingin hidup normal, punya suami, terus kalau ada modal Saya ingin berdagang, terutama ingin selalu dekat dengan anak dan ibu Saya."

"Karena kasihan anak saya, kadang kalau ditanya keluarga kerja dimana? Jawabnya bingung, mereka tahunya jaga warung kopi," ucap sedihnya, sambil matanya berkaca kaca." *

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved