5 Strategi Cegah Lonjakan Kasus Covid-19 Saat Nataru, Salah Satunya Disiplin Protokol Kesehatan

Satgas Covid-19 mengingatkan masyarakat untuk mengatisipasi lonjakan kasus Covid-19 pada periode Natal dan Tahun Baru 2021.

Freepik
Ilustrasi virus corona atau Covid-19 

TRIBUN- Satgas Covid-19 mengingatkan masyarakat untuk mengatisipasi lonjakan kasus Covid-19 pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021.

Hal itu harus dilakukan mengingat lonjakan kasus Covid-19 sering terjadi saat periode liburan seperti Natal dan Tahun Baru pada tahun sebelumnya.

Satgas Covid-19 pun telah merancang 5 strategi untuk persiapan menjelang liburan akhir tahun 2021 agar masyarakat tetap bisa beraktivitas namun tetap taat protokol kesehatan.

"Sebagaimana yang kita tahu bahwa saat ini kondisi kasus di Indonesia semakin terkendali baik di wilayah pulau Jawa Bali maupun non Jawa Bali," kata Jubir Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito dalam siaran live BNPB Indonesia, Selasa (9/11/2021).

Wiku menjelaskan, per tanggal 8 November kemarin tercatat hanya tersisa 0,23% orang yang positif covid 19 secara nasional dengan angka kematian harian sebesar 3,38% dan angka penyembuhan sebesar 96,9%.

"Untuk itu saya ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat, tenaga kerja petugas di lapangan dan pemerintah daerah yang sudah totalitas menjalankan perannya masing-masing dalam pengendalian Covid-19. Untuk itu setidaknya kita menghargai pencapaian dengan tetap mempertahankan perkembangan penanganan kasus Covid yang baik ini bukan malah sebaliknya," kata Wiku.

Menurut Wiku, kita harus belajar dari pengalaman libur panjang selama 2 tahun terakhir .

"Terlihat bahwa kelalaian protokol kesehatan atau kurang terkendalinya mobilitas dapat memicu lonjakan kasus. Untuk itu perlu pemerintah sampaikan agar masyarakat bersiap-siap sejak dini menjelang periode libur Natal dan Tahun Baru," kata Wiku.

Wiku mengatakan bahwa pemerintah tidak melarang masyarakat menjalankan kegiatannya.

"Namun yang terpenting adalah kata hati-hati yang didalamnya menjalankan kegiatan yang baik dan terkendali adalah cerminan nyata. Bagaimana Seorang warga negara memanfaatkan haknya secara bertanggung jawab,"

Untuk itu, lanjut Wiku terdapat beberapa hal yang harus dilakukan oleh kita bersama untuk mencegah lonjakan kasus Covid-19 di awal Tahun 2022.

Pertama menjalankan protokol kesehatan 3M secara komprehensif dan artinya tidak terpisah-pisah menjalankan 3 point protocol kesehatan yaitu memakai masker menjaga jarak dan mencuci tangan

"Ketiganya harus terintegrasi mengingat 1 dan upaya lainnya saling mengisi velah penulaean covid-19. Selain itu yang terpenting adalah protokol kesehatan harus diterapkan di manapun dan kapanpun dalam rangkaian kegiatan," jelas Wku 

Strategi kedua yaitu menyegerakan vaksinasi Covid-19

"Ini merupakan tanggung jawab kita melindungi yang rentan dengan segara divaksin. Orang-orang yang tidak bisa divaksin. Misalnya untuk saat ini anak kurang dari 12 tahun ataupun orang dengan komplikasi kegiatan tertentu dapat terlindungi karena menjamin lingkaran interaksi mereka dengan orang yang peluang tertularnya lebih rendah," jelas Wiku.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved