Jumat, 29 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Kebakaran Terjadi di PT Papandayan Cocoa Industries Dayeuhkolot, Begini Kondisi Karyawannya

Saat terjadi kebakaran di PT Papandayan Cocoa Industries, yang berada di Dayeuhkolot Kabupaten Bandung, Senin (8/11) karyawan yang sedang bekerja . .

Tayang:
Editor: dedy herdiana
Tribunjabar.id/Lutfi Ahmad Mauludin
Asap pekat sempat menyelimuti Jalan Muhamad Toha, Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Senin (8/11/2021) sore, tepat di depan pabrik pengolahan coklat, PT Papandayan Cocoa Industries (PCI). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Saat terjadi kebakaran di PT Papandayan Cocoa Industries, yang berada di Dayeuhkolot Kabupaten Bandung, Senin (8/11/2021) karyawan yang sedang bekerja, panik.

Menurut Kapolsek Dayeuhkolot, Kompol Tedi Rusman, kebakaran di PT PCI mukai terjadi sekitar pukul 15.30 WIB dan karyawan sudah melakukan upaya pemadaman.

"Namun demikian karena apinya membesar, lalu dilakukan bantuan oleh Damkar," ujar Tedi, saat ditemui di depan pabrik yang terbakar tersebut.

Tedi mengatakan, ada sekitar delapan unit mobil pemadam kebakaran yang diturunkan untuk memadamlan api.

Baca juga: Kebakaran Maut di Riau, Seorang Ibu Bersama 3 Anaknya Ditemukan Meninggal dengan Posisi Mengharukan

Baca juga: Kebakaran Hebat Pukul 16.00 di Dayeuhkolot, Dikira Pabrik Cokelat Ceres Ternyata Bukan

"Saat kejadian karyawan sedang bekerja karena itu jam kerja. Ya jelas kepanikan ada tapi walau demikian tidak ada korban jiwa," kata Tedi.

Tedi mengatakan, pabrik yang terbakar merupakan pabrik pengolahan coklat hingga setengah jadi.

"Adapun yang terbakarnya di bagian panel produksi, yang ada di belakang," katanya.

Sedangkan adanya ambulan, kata Tedi untuk mengantisipasi adanya hal hal yang tidak diinginkan.

"Dugaan sementara secara pasti saya juga belum bisa memastikan penyebab terjadinya kebakaran ini, tetapi api berawal dari ruang panel (listrik)," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan terjadi kebakaran di sebuah pabrik di dekat pabrik cokelat Ceres yang berada Jalan Moh Toha Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Senin (8/11/2021) sore.

Kabid Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bandung, Ating Rohcyadi, membenarkan adanya kebakaran tersebut.

"Bukan PT Ceres yang terbakar, tapi yang sampingnya, tim pemadam kebakaran sudah meluncur dan berada di lokasi," ujar Ating, saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Baca juga: Kebakaran Pukul 15.15, Rumah Lansia di Kuningan Ludes Dilalap Api, Kerugian Lebih dari Rp 100 Juta

Baca juga: Kebakaran di Pasar Ciawitali Garut, 4 Jongko Ludes, Api Diduga dari Kompor Penjual Gorengan

Ating mengatakan, armada pemadam kebakaran yang telah diturunkan, merupakan armada dari Pos Ciparay, Pos Baleendah, dan Pos Soreang.

"Total 8 unit armada yang diturunkan," kata Ating.

Ating mengaku, pihaknya menerima laporan kebakaran tersebut sekitar pukul 16.00 WIB.

"Sekarang masih proses penanganan, masih pemadaman belum pendinginan," ucapnya.

Asap Tebal

Asap pekat menyelimuti Jalan Muhamad Toha, Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Senin (8/11/2021) sore, tepat di depan pabrik pengolahan coklat, PT Papandayan Cocoa Industries (PCI).

Hal itu terjadi akibat terjadi kebakaran di PT PCI, tentu hal tersebut membuat kaget dan panik para pekerja dan warga yang ada di sekitar.

Asap dari kebakaran tersebut, terlihat membumbung tinggi, dan Jalan Muhamad Toha, tepat berada di depan pabrik tersebut, sempat gelap terselimuti asap asap.

Namun, di luar pabrik tersebut tak terlihat langsung api yang mebakar pabrik tersebut, hanya terlihat kepulan asap hitam yang pekat.

Kondisi lalulintas sore ini ramai, pengendara yang melintas seakan memelankan kendaraannya saat melewati PT PCI yang terbakar, sambil menolehkan pandangannya.

Salah satu warga yang berjualan tepat di sebrang pabrik coklat yang terbakar, Tati (38), mengaku sangat kaget dengan adanya kepulan asap di jalan.

"Ternyata itu dari kebakaran pabrik di sebrang, tadi terjadinya sekitar jam empat," ujar Tati, saat ditemui ditempat berjualannya.

Tati mengatakan, adanya kepulan asap tersebut, membuat pandangannya terhalang.

"Jadi kaya yang gelap gitu, dan udaranya pengap, saya aja gak kuat tadi mah," katanya.

Namun seiring berjalannya waktu, petugas pemadam kebakaran memadamkan api, kepulan asam berangsur menyurut menjelang petang.

"Pas asap sangat banyak itu tadi pegawai juga berhamburan ke luar, tentu saya juga kaget, namun kata pegawai langsung dipulangkan," tuturnya.

Jalan saat itu, kata Tati, macet karena diselimuti asap.

"Selain itu karyawannya kan pada keluar, dan yang lewat juga pada ngeliat," katanya.

Warga lainnya, Cecep (52) menyebutkan, kebakaran terjadi sekitar 15.30 WIB dan asapnya juga kecil.

"Awalnya mah kecil, tapi gak lama asapnya jadi besar," kata Cecep.

Cecep juga membenarkan, Jalan Muhamad Toha, yang tepat ada di depan pabrik tersebut sempat gelap terselimuti asap.

"Iya tadi sempat gelap banget, sampe ke jalan," ucapnya.

Asap yang menyelimuti jalan tersebut berangsung berkurang, hingga sekitar pukul  17.05, jalanan kembali normal.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved