Breaking News:

Alat Berat Kehabisan BBM, 30 Truk di Bandung Barat Belum Buang Sampah ke TPA Sarimukti

Penutupan sementara TPA yang berada di kawasan Kampung Cigedig tersebut imbas ketersediaan bahan bakar alat berat yang dipakai

Editor: Mumu Mujahidin
Tribunjabar.id/Hilman Kamaludin
Truk sampah yang terparkir di Kantor UPT Kebersihan DLH KBB. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG BARAT - Sebanyak 30 truk sampah dari 10 kecamatan di Kabupaten Bandung Barat ( KBB) hingga kini belum bisa buang sampah ke TPA Sarimukti, Cipatat, KBB, karena TPA tersebut masih ditutup untuk sementara.

Penutupan sementara TPA yang berada di kawasan Kampung Cigedig tersebut imbas ketersediaan bahan bakar alat berat yang dipakai untuk Sanitary Landfill sudah habis sejak Jumat (5/11/2021) karena Pemprov Jabar terlambat mengirimkan pasokan BBM.

Kepala UPT Kebersihan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) KBB, Nurjaman mengatakan, akibat adanya masalah tersebut, sebanyak 450 ton sampah yang diangkut menggunakan 30 truk hingga saat ini masih masih belum bisa beroperasi.

Truk sampah yang terparkir di Kantor UPT Kebersihan DLH KBB.
Truk sampah yang terparkir di Kantor UPT Kebersihan DLH KBB. (Tribunjabar.id/Hilman Kamaludin)

"Sejak Jumat hingga Minggu ini semua kendaraan truk yang mengangkut sampah dari KBB masih terhenti, biasanya yang jalan ada 30 truk dengan mengangkut sampah 150 ton per hari," ujarnya saat dihubungi, Minggu (7/11/2021).

Nurjaman mengatakan dari total 30 truk sampah itu, 10 truk di antaranya terjebak di TPA Sarimukti dan hingga saat ini belum kembali, sedangkan 20 truk lainnya terparkir di UPT Kebersihan KBB, Jalan Gedong Lima.

"Jadi, untuk pelayanan sampah dari setiap titik pelayanan di 10 kecamatan KBB sampai saat ini masih terganggu. Banyak masyarakat yang menanyakan, kita jelaskan bahwa bahan bakar alat beratnya habis," kata Nurjaman.

Baca juga: Longsor Terjadi di Sarimukti Bandung Barat, Jalan Sempat Lumpuh dan Enam Rumah Tertimbun

Terkait masalah BBM habis ini dan belum ada pengiriman selama tiga hari ini, pihaknya sudah berkoordinasi dengan DLH Provinsi Jawa Barat sebagai pengelola TPA Sarimukti agar segera mengirimkan BBM untuk alat berat tersebut.

"Karena pengelola TPA Sarimukti itu provinsi, jadi saya meminta secepat mungkin dikirim. Kalau berdasarkan informasi dari kepala DLH Provinsi, sekarang lagi pendekatan ke pihak Pertamina," ucapnya.

Atas hal tersebut pihaknya belum bisa memastikan, kapan TPA Sarimukti itu bisa kembali membuka pelayanan karena sampai saat ini belum ada informasi dari pihak DLH Provinsi Jawa Barat.

"Tapi ada kabar dari pengelola Senin (besok) bisa buka, hanya saja belum ada informasi ke saya. Biasanya kalau ada, saya dapat informasi dari pihak provinsi," ujar Nurjaman.

Baca juga: Walhi Jabar Soroti Cairan Sampah dari TPA Sarimukti Mengalir ke Anak Sungai Citarum Sungai Cipicung

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved