Minggu, 3 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Risiko Kanker Prostat Ternyata Bisa Diprediksi dari Jari Telunjuk Pria, Kok Bisa? Ini Kata Ahli

Kelenjar prostat adalah kelenjar kecil seukuran kenari yang berada di antara kandung kemihh dan organ intim pada pria.

Tayang:
myobatherbal.com
Ilustrasi Kanker Prostat 

- nyeri saat buang air kecil

- darah dalam urin

- kesulitan mencapai dan mempertahankan ereksi saat berhubungan intim

- nyeri saat ejakulasi

- nyeri pada tulang paha, tulang rusuk, dan tulang belakang.

Sebuah penelitian yang diterbitkan pada tahun 2011, melakukan tes pada lebih dari 1.500 pasien kanker proses.

Hasil penelitian tersebut menyatakan bahwa pria yang memiliki jari telunjuk lebih panjang dari jari manis mereka, maka lebih berisiko terkena kanker prostat!

Panjang jari telunjuk seorang pria bisa tunjukkan risiko kanker prostat.
reddit
Panjang jari telunjuk seorang pria bisa tunjukkan risiko kanker prostat.

Mungkin terdengar agak aneh, tetapi dari hasil penelitian tersebut menyebutkan bahwa pria dengan jari telunjuk lebih panjang (dari jari manis) memiliki risiko 33 persen lebih tinggi terkena kanker prostat.

Menurut para peneliti, hal tersebut bisa terjadi karena gen HOX.

Gen HOX merupakan elemen kunci dalam perkembangan organ dan juga jari.

Dalam penelitian tahun 2015, tercatat bahwa gen HOX berada di luar proporsi pada pasien kanker prostat.

Baca Juga: Bersepeda Disebut Tingkatkan Risiko Kanker Prostat Pada Pria, Simak Penjelasan dari Ahli

Maka, rasio jari telunjuk dan jari manis bisa dikaitkan dengan gen HOX yang tidak proporsional, yang pada akhirnya bisa menjadi faktor risiko kanker prostat.

Namun, bagaimana dan mengapa gen HOX memainkan peran penting dalam kanker prostat, belum ditemukan oleh para ahli.

Tetapi mereka meyakini bahwa jari telunjuk dan jari manis terhubung pada gen HOX, yang bisa memicu kanker prostat.

Penting dicatat, bahwa tidak setiap pria dengan jari telunjuk lebih panjang dari jari manis rentan terhadap kanker prostat.

Menurut para peneliti, itu hanyalah salah satu faktor risikonya.

Tetapi yang jelas, bahwa seorang pria harus memeriksakan diri untuk risiko kanker prostat secara teratur, terutama setelah berusia 55 tahun, atau jika gejalanya mulai muncul.

Sumber: Intisari
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved